Sultan Brunei Mencabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuannya

Share

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaan yang disandang oleh menantu perempuannya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah, menyusul dugaan perilaku tidak pantas. Pengumuman ini dirilis oleh Kantor Kepala Protokol Kerajaan pada 8 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Gelar kerajaan yang dicabut melalui titah tersebut adalah "Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri", sebuah kehormatan yang sebelumnya dianugerahkan kepada Pengiran Raabi'atul. Pelaksana Tugas Kepala Protokol Kerajaan, Pengiran Haji Raffizana Pengiran Haji Razali, mengonfirmasi bahwa keputusan pencabutan gelar ini merupakan perintah langsung dari Sultan Bolkiah.

Selain kabar dari Brunei, situasi memanas terjadi di Timur Tengah ketika Garda Revolusi Islam Iran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat memenuhi daftar tuntutan, termasuk ganti rugi perang. Blokade jalur energi vital ini telah memicu kekacauan pasar dan lonjakan harga energi secara global.

Presiden AS Donald Trump menyatakan tetap bersikap tenang dalam menghadapi pendekatan dari pihak Teheran pada Minggu, 9 Agustus 2026. Di sisi lain, pemerintah Iran tetap bertahan untuk mengontrol rute pelayaran Hormuz pasca-perang serta berencana memungut biaya lintas kapal.

Dari wilayah Asia Tenggara, insiden penembakan terjadi di kompleks kantor pemerintah daerah Nonthaburi, pinggiran Bangkok, Thailand pada Senin, 10 Agustus 2026. Mantan anggota parlemen daerah bernama Chalong Riewrang ditangkap kepolisian setempat setelah menembak seorang pejabat pemerintah daerah beserta sopirnya di siang hari.

Sementara itu, konflik Ukraina dan Rusia terus bereskalasi setelah serangan drone Ukraina menghantam kota Nizhnekamsk di wilayah Tatarstan, Rusia tengah. Wilayah yang kaya sumber daya energi dan pusat kilang minyak tersebut berjarak lebih dari 1.000 kilometer dari perbatasan Ukraina.

"Menurut informasi terbaru, 12 orang tewas dan 39 terluka akibat serangan drone di kota Nizhnekamsk," kata layanan pers regional dalam sebuah pernyataan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author