LaLiga Meluncurkan Laporan Tech Powerhouse 2026 Berbasis AI
LaLiga resmi meluncurkan laporan Tech Powerhouse 2026 pada Rabu (29/7/2026) di Madrid, Spanyol, untuk memproyeksikan transformasi industri sepak bola berbasis kecerdasan buatan dalam satu dekade mendatang. Laporan tahunan yang disusun bersama perusahaan konsultan 380AMK tersebut menganalisis lebih dari 50 laporan ekonomi dan industri serta melibatkan wawancara mendalam bersama 22 pakar olahraga internasional. Kajian ini menyoroti sejumlah tren utama seperti penerapan agentic AI, kedaulatan data, stadion pintar, hingga penggunaan teknologi digital twin untuk optimalisasi performa atlet dan pengelolaan kapasitas stadion.
Presiden LaLiga Javier Tebas menegaskan pentingnya adopsi teknologi sebagai langkah strategis bagi pengembangan kompetisi maupun klub secara menyeluruh.
"Teknologi, khususnya AI, telah menjadi kapabilitas strategis untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi klub dan penggemar. Setelah lebih dari satu dekade LALIGA berkomitmen terhadap teknologi, kami ingin berkontribusi terhadap perkembangan industri dengan membagikan pandangan objektif mengenai perubahan besar yang akan membentuk masa depan olahraga ini," ujar Presiden LaLiga Javier Tebas. Pihaknya menambahkan bahwa posisi LaLiga di barisan depan inovasi memungkinkan terjadinya kolaborasi erat dengan berbagai pakar tingkat dunia.
"Hal tersebut dimungkinkan berkat posisi istimewa yang kami miliki sebagai salah satu pelaku utama dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kami dapat berkolaborasi dengan para pakar terkemuka dan menghimpun pengetahuan bernilai tinggi yang kini dapat kami bagikan," kata Javier Tebas. "Teknologi, khususnya AI, telah menjadi kapabilitas strategis untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi klub dan penggemar," kata Javier Tebas.
Di samping itu, LaLiga telah mendedikasikan pengembangan solusi mandiri melalui Sportian serta memfasilitasi akses data dan pelatihan AI bagi seluruh 42 klub profesional di bawah naungannya.