Pemerintah Provinsi Bali Mengkaji Pengoperasian Kereta ART dan Water Taxi

Share

Pemerintah Provinsi Bali mengkaji opsi pengembangan moda transportasi massal Autonomous Rail Transit (ART) dan water taxi guna mengurai titik kemacetan lalu lintas. Pembahasan rencana tersebut berlangsung dalam rapat tertutup di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Jumat (7/8/2026), dilansir dari Detik Travel.

Pertemuan lintas instansi tersebut melibatkan Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran PT KAI, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Pemerintah berupaya merumuskan langkah jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi penumpukan kendaraan di wilayah perkotaan Bali.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang turut menghadiri pertemuan menyatakan bahwa penanganan masalah lalu lintas tidak cukup hanya bergantung pada penambahan ruas jalan baru.

"Harapan kita apa yang menjadi persoalan bottleneck sekarang, tidak cukup kita hanya membangun ruas jalan. Tapi juga perlu kita membuat skenario lain, khususnya bagaimana mendorong transportasi massal," kata Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Seusai rapat, Adi menyampaikan harapannya agar penyediaan opsi transportasi publik dapat terealisasi secepatnya. Sejumlah skema yang disiapkan guna mengurangi kepadatan jalan mencakup pemanfaatan kereta ART, trem, water taxi, hingga pembangunan kereta bawah tanah atau subway.

"Ini masih sedang masih paralel, masih dikaji semua," dia menambahkan.

Mengenai pendanaan proyek, skema pembiayaan masih berada dalam tahap pembahasan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemprov Bali, dan Pemkab Badung.

Saat ditanya mengenai estimasi nilai investasi pembangunan ART sebesar Rp 2,2 triliun dari PT KAI, Adi menyatakan belum menerima informasi detail mengenai angka tersebut.

"Saya belum tahu," ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster belum memberikan rincian pasti mengenai hasil dari kajian rapat koordinasi tersebut.

"Nanti aja dulu," kata dia singkat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author