Polres Metro Depok Tangkap Pelaku Penganiayaan Remaja di Beji
Aparat Polres Metro Depok melumpuhkan seorang remaja berinisial M (16) usai melakukan penyerangan dengan pisau cutter terhadap RAN (19) di Beji, Depok. Aksi nekat tersebut dipicu kecemburuan pelaku terhadap korban, dilansir dari Detikcom.
Tersangka ditangkap petugas di kawasan Jalan Margonda Raya, Depok, pada Kamis (6/8/2026). Polisi terpaksa menembak pelaku karena berupaya melawan saat hendak diamankan, serta mengancamnya dengan Pasal 467 KUHP ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Penyidikan mengungkap bahwa pelaku tersulut emosi setelah mengetahui mantan kekasihnya telah menjalin hubungan baru dengan korban.
"Motif pelaku melakukan aksi kejinya dilatarbelakangi rasa sakit hati dan cemburu. Di mana kekasih korban sebelumnya pernah berpacaran dengan pelaku sekitar 1 tahun," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Konflik emosional tersebut memuncak ketika pelaku mendapati informasi mengenai hubungan asmara baru sang mantan pacar.
"Lalu namun hubungan keduanya kandas. Pada saat kekasih korban memberitahu pelaku jika yang bersangkutan sudah memiliki pacar baru, rasa emosi dan cemburu pelaku mencapai puncaknya," tambahnya.
Aksi penganiayaan berencana itu kemudian terjadi saat pelaku mengintai keberadaan korban di sebuah warung.
"Di saat pelaku mengintip dari sela pintu rolling door warung, pada saat itu keduanya sedang bermesraan. Sehingga membuat pelaku gelap mata dan melakukan aksinya nekatnya dengan menyayat leher korban menggunakan pisau cutter yang memang sudah dipersiapkan sebelum ke TKP," ungkapnya.
Peristiwa penyerangan tersebut berlangsung pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah Beji, Depok, ketika korban hendak beristirahat usai menutup tempat usahanya.
"Pada saat korban menutup warung, tiba-tiba ada yang menggedor pintu rolling door yang kemudian korban membuka pintu," ungkap Hendra.
Pelaku langsung melancarkan serangan fisik mendadak tepat setelah pintu toko dibuka oleh korban.
"Namun tanpa ada kalimat apapun pelaku tiba-tiba langsung menyayat leher korban dengan sebilah pisau cutter dan langsung melarikan diri," ungkapnya.
Korban yang mengalami luka sabetan di bagian leher segera meminta bantuan rekan kerjanya di dalam mess sebelum akhirnya mendapatkan perawatan medis.