Prabowo Subianto Apresiasi Riset dan Inovasi BRIN
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas berbagai hasil riset dan terobosan inovasi yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Apresiasi tersebut diberikan lantaran inovasi yang dihasilkan BRIN dinilai mampu menyelesaikan beragam permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat saat ini.
"Alhamdulillah Bapak Presiden sangat gembira dan berterima kasih kepada Brin yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah," kata Kepala BRIN Arif Satria.
Perhatian besar Kepala Negara tertuju pada teknologi pengelolaan sampah buatan BRIN yang kini dirancang dalam skala rumah tangga hingga perkotaan. Pemanfaatan teknologi ini krusial untuk menunjang kebersihan serta sektor pariwisata daerah.
"Teknologi ini sudah diterapkan di 80 titik. Kemudian juga ada teknologi PSEL yang skala besar 100 ton per day, ada juga yang 50 ton per day, dan ada banyak variasi teknologi sampah ini. Karena Bapak Presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih karena ini sangat penting untuk menunjang wisata," katanya.
Di samping persoalan kebersihan, fokus Presiden juga mengarah pada inovasi material bangunan. BRIN menindaklanjuti arahan sebelumnya dengan menciptakan genteng ramah lingkungan berbasis pemanfaatan limbah lokal.
"BRIN telah hadir dengan teknologi genteng yang ramah lingkungan, yang berbasis pada limbah dari sawit, limbah dari kelapa, serabut kelapa. Dan itu sangat bagus sekali karena ringan, ramah lingkungan," jelasnya.
Guna menguji efektivitas material tersebut di lapangan, lembaga riset ini menjalin kerja sama lintas instansi. Pengembangan juga mencakup penyediaan hunian cepat tanggap bencana.
"Kami berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng ini. Dan kita juga punya rumah tahan gempa berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari, dan dalam 30 hari bisa siap huni," tambahnya.