BGN Temukan Data Ganda Penerima Makan Bergizi Gratis

Share

Badan Gizi Nasional (BGN) mengidentifikasi adanya data ganda penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengakibatkan satu anak terdaftar di dua lembaga pendidikan berbeda pada Kamis (6/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. "Ya ada beberapa, misalnya contoh ya, misalnya contoh riil-nya itu misalnya ada anak didata di MTs tapi dia juga adalah santri pondok pesantren, atau dia SMP di dalam pondok, dihitung di data Kemendikdasmen sebagai siswa, kemudian dia juga tercatat sebagai santri di pondok pesantren," kata Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah perbaikan data akan ditempuh BGN melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk Kemendikdasmen, Kementerian Kependudukan dan BKKBN, Kementerian Agama, serta Kementerian Kesehatan guna mewujudkan data tunggal.

"Sehingga kita betul-betul menemukan sebetulnya tuh jadi tidak ada dobel identitas gitu," jelas Sudaryono.

Adanya temuan identitas ganda ini berimplikasi langsung pada rencana penyesuaian jumlah penerima program MBG oleh BGN ke depannya. "Kalau nggak salah ada pengurangannya ada sekitar ya ada 6 juta apa berapa gitu. Kita sisir terus," ungkap Sudaryono.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BGN makan bergizi gratis mbg
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author