Restoran Hotpot Ayam di Foshan Viral Usai Pemilik Imbau Warga Tidak Datang
Sebuah restoran bernama Mo's Chicken Hotpot di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China, dipadati hingga 3.000 pengunjung per hari setelah pemiliknya berulang kali meminta warga agar tidak mendatangi tempat makannya, sebagaimana dilansir dari Detik Food pada Kamis (06/08/2026).
Lonjakan pengunjung yang berawal dari unggahan video food blogger Liu Yuxin membuat pemerintah setempat membangun area parkir baru, memasang kamera siaran langsung, dan membatasi pemesanan hingga 200 pelanggan per hari.
Video kuliner yang memperlihatkan sajian hotpot ayam herbal serta gaya bicara santai sang pemilik di media sosial tersebut sukses meraup lebih dari 100 ribu likes di Xiaohongshu dan 1,4 juta likes di Douyin.
"Jangan bikin restoran saya terlalu terkenal, saya tidak akan sanggup melayani begitu banyak pelanggan," kata pemilik Mo's Chicken Hotpot, Mo.
Pemilik usaha melengkapi restorannya dengan papan informasi mengenai efek kuah herbal bagi pencernaan dan menyajikan ayam segar yang disembelih langsung di lokasi.
"Makanannya tidak enak, jangan datang," ujar pemilik Mo's Chicken Hotpot.
Kondisi tersebut membuat operasional restoran kewalahan karena membludaknya antrean kendaraan hingga waktu tunggu pelanggan mencapai empat jam saat hari libur Qingming.
"Dulu saya hanya melayani sekitar 10 meja, lalu bisa karaoke dan jalan pagi. Sekarang pelanggan datang tanpa henti. Uang seperti ini rasanya tidak sebanding dengan tenaganya," ujar pemilik Mo's Chicken Hotpot.
Tindakan unik pemilik tempat makan yang dinilai sebagai strategi pemasaran terbalik memicu rasa penasaran masyarakat dari luar daerah.
"Biasanya influencer memuji makanan di tempat viral, tetapi pemilik restoran ini justru tidak mau restorannya viral dan dikunjungi banyak orang. Kontras itulah yang membuat orang penasaran," kata Chen Zuyao, pengunjung asal Guangzhou.