Melon Yubari King Terjual Rp660 Juta di Lelang Perdana Musim Panen Jepang

Share

Sepasang melon Yubari King terjual seharga 5,8 juta yen atau sekitar Rp660 juta dalam lelang perdana musim panen Mei 2026 di Sapporo, Jepang. Harga ini hampir 15 kali lipat dibandingkan harga iPhone 17 Pro Max 2 TB yang dibanderol sekitar Rp45,2 juta. Meski demikian, harga lelang tersebut bukan harga pasaran.

Lelang perdana ini merupakan tradisi bergengsi di Jepang yang digunakan untuk merayakan musim panen sekaligus memberi publisitas tinggi pada pembeli. Biasanya, satu buah melon Yubari King dijual dengan harga 20.000-50.000 yen atau sekitar Rp2,2 juta hingga Rp5,7 juta, tergantung ukuran, bentuk, dan tingkat kemanisannya. Untuk melon premium yang biasa dijadikan hadiah, harganya bisa menembus lebih dari 100.000 yen atau sekitar Rp11,4 juta per buah, dilansir dari Detik Food.

Harga mahal melon ini disebabkan oleh proses budidaya yang sangat ketat. Melon Yubari King merupakan hasil persilangan varietas Earl's Favourite dan Burpee's 'Spicy' cantaloupe yang dibudidayakan dalam rumah kaca dengan pengaturan suhu, penyiraman, dan penyerbukan secara teliti.

Hanya melon yang ditanam di wilayah Yubari dan memenuhi standar kualitas tertentu yang berhak menggunakan nama Yubari King. Produksi yang terbatas juga menjadi faktor penting yang menaikkan nilai jual melon ini. Selain kualitasnya, melon ini memiliki nilai budaya di Jepang. Melon premium seperti Yubari King sering dijadikan hadiah pada momen istimewa sebagai simbol penghormatan dan prestise.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author