Influencer Cesar Gastelum ditembak mati saat siaran langsung di Sinaloa
Seorang influencer asal Meksiko, Cesar Gastelum, ditembak mati di luar sebuah restoran saat melakukan siaran langsung di media sosial di negara bagian Sinaloa, kata polisi setempat dan dilansir dari Detikcom. Gastelum, yang memiliki lebih dari 500.000 pengikut di TikTok, tengah menyiarkan langsung pada hari Selasa (4/8) bersama dua temannya ketika mereka berpakaian seperti pekerja pengantar makanan sebagai bagian dari sebuah tantangan. Video yang beredar online memperlihatkan sebuah sepeda motor dengan dua orang berhenti di samping ketiganya sebelum pengemudi motor dilaporkan menembak Gastelum di bagian kepala.
Polisi setempat mengonfirmasi kematian Gastelum, setelah sebelumnya melaporkan korban sebagai pekerja pengantar makanan dan kemudian mengidentifikasi korban sebagai Gastelum berusia 25 tahun yang kerap memposting konten gaya hidup.
Penembakan terjadi di pusat perbelanjaan yang ramai dekat kantor kejaksaan Sinaloa di Culiacan, ibu kota negara bagian tersebut, menurut rekaman stasiun TV lokal yang dilaporkan Detikcom. Siaran langsung Gastelum dihentikan dan kemudian dihapus oleh platform TikTok, meski rekaman serta gambar serangan terus beredar di media sosial.
Tentara dan polisi dikerahkan, sementara ahli forensik mengumpulkan bukti dan mengevakuasi jenazah, sebagaimana muncul dalam rekaman stasiun TV lokal yang dilansir dari Detikcom. Distrik tempat kejadian telah dilanda masalah selama dua tahun terakhir akibat perebutan kekuasaan internal di dalam kartel lokal yang kuat, kata Detikcom.
Menurut media lokal yang dikutip Detikcom, sekitar selusin influencer—sebagian diduga terkait geng kriminal—telah tewas dalam beberapa tahun terakhir di Sinaloa.