Unta Ngamuk di Cable Beach Broome Lempar Dua Turis hingga Cedera

Share

Atraksi wisata menyusuri pantai di Cable Beach, Broome, Australia Barat, mendadak mencekam setelah seekor unta mendadak hilang kendali. Dua wisatawan terlempar jatuh dari punggung hewan tersebut saat mengikuti tur sore hari.

Insiden tersebut berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Seperti dilansir dari Detik Travel, rekaman video media sosial memperlihatkan unta itu mendadak keluar dari rombongan dan berlari tanpa arah.

Dua orang yang berada di atas punggung unta sempat berupaya bertahan dengan berpegangan erat. Kendati demikian, tubuh mereka akhirnya terpental dan menghantam permukaan pasir pantai saat hewan tersebut terus mengamuk.

Dikutip dari ABC News pada Rabu, 5 Agustus 2026, juru bicara St John Ambulance menyatakan seorang wanita berusia sekitar 60 tahun langsung dilarikan ke Broome Hospital dengan penanganan prioritas dua akibat cedera serius.

Pihak WA Country Health mengonfirmasi satu dari dua korban telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Sementara itu, satu korban lainnya masih dalam perawatan medis dengan kondisi yang berangsur stabil.

Penyebab utama hewan tersebut mengamuk dan memisahkan diri dari rombongan hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

Atraksi menunggangi unta di Cable Beach telah beroperasi sejak era 1980-an dan menjadi ikon pariwisata populer Broome yang menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Presiden Shire of Broome, Chris Mitchell, menyebutkan peristiwa semacam ini tergolong sangat langka terjadi di wilayahnya.

"Pikiran kami bersama para korban yang mengalami cedera dalam insiden ini dan kami berharap mereka segera pulih," kata Chris Mitchell.

"Tur naik unta telah lama menjadi bagian yang dicintai dari pengalaman berwisata di Broome dan kejadian seperti ini sangat jarang terjadi," ujar Chris Mitchell.

"Broome tetap menjadi destinasi yang aman dan ramah. Kota ini menawarkan pengalaman unik yang dinikmati ribuan wisatawan setiap tahunnya," tutur Chris Mitchell.

Hingga saat ini, perwakilan operator tur Red Sun Camels masih belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden yang menimpa wisatawan tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author