Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK dan Pelayanan Prima

Share

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menyerahkan piala serta piagam penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Pelayanan Publik Prima Tahun 2025 kepada 11 satuan di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Rabu (5/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Acara tersebut digelar beriringan dengan agenda Bimbingan Teknis Inovasi Pelayanan Publik untuk memperkuat tata kelola organisasi kepolisian. Penyerahan piagam dilakukan secara langsung oleh Irjen Pol Sandi bersama Karo Lemtala Stamarena Polri Brigjen Pol A.A. Sagung Dian Kartini.

Penerima predikat WBK Tahun 2025 mencakup empat satuan, yaitu Satbrimob Polda Sumsel, Biddokkes Polda Sumsel, Polres Musi Rawas, dan Polres Ogan Komering Ulu Selatan. Sementara itu, kategori Pelayanan Publik Prima diraih oleh tujuh satuan wilayah, meliputi Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Ogan Ilir, Polres Prabumulih, Polres Muara Enim, Polres Lahat, serta Polres Ogan Komering Ulu Timur.

Pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di wilayah Sumatera Selatan.

"Predikat dan piagam ini bukanlah garis finis, tetapi menjadi amanah yang harus dijaga, dipertahankan, dan dipertanggungjawabkan," ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho.

Proses pembenahan internal dinilai tidak sekadar formalitas pencapaian dokumen administrasi semata. Dampak perubahan Zona Integritas dituntut harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui akses layanan yang transparan, ramah, dan terbebas dari pungutan liar.

"Pengaduan masyarakat harus direspons dengan cepat dan penuh empati. Jadikan ruang pelayanan sebagai etalase Polri yang ramah, humanis, serta bebas dari praktik calo maupun pungli," kata Irjen Pol Sandi Nugroho.

Berdasarkan catatan rekapitulasi data Polda Sumsel, kini terdapat 17 satuan yang berhasil meraih predikat WBK serta dua satuan berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yakni Ro SDM Polda Sumsel dan Polres Banyuasin.

Mengenai tolok ukur kesuksesan program, pihak Humas menguraikan batasan standar operasional yang harus dipenuhi oleh para personel di lapangan.

"Ukuran keberhasilannya bukan hanya piagam, tetapi bagaimana masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, prosedurnya mudah, informasinya transparan, dan petugasnya melayani dengan sikap yang humanis. Inovasi juga harus terus dievaluasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.

Kegiatan penyerahan penghargaan ini juga dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta jajaran pejabat utama dan para Kapolres se-Sumatera Selatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author