Palmeera Lounge Bandara Soekarno Hatta Menjadi Terluas di Indonesia

Share

Palmeera Lounge yang terletak di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta resmi menjadi ruang tunggu eksklusif terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 2.000 meter persegi pada Selasa, 4 Agustus 2026. Area yang khusus melayani keberangkatan umrah dan haji tersebut juga masuk dalam jajaran lounge terluas di Asia Tenggara.

Fasilitas ini mampu menampung hingga 850 orang pada area reguler, 80 orang pada area VIP, serta 30 orang di ruang VVIP. Meski memiliki area fisik yang lebih lapang, kapasitas tempat duduk lounge ini masih berada di peringkat ketiga regional akibat adanya pembagian tata ruang dengan jalur imigrasi bandara, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

"Ukurannya di Asia Tenggara ini ada luasan dan ada seating capacity. Nah, kalau seating capacity kita kalah, kalau luas area kita menang," ujar Lounge Manager Palmeera, Guido Andriano.

Pihak pengelola menjelaskan perbedaan kapasitas tersebut disebabkan oleh adanya batasan tata ruang yang harus berbagi fungsi dengan fasilitas umum bandara.

"Jadi sama Singapura secara luas area kita menang, cuma menang istilahnya 50 meter persegi atau 100 meter persegi. Cuma dari seating capacity kita kalah, kita ketiga, karena ada jalur tengah yang kita enggak bisa isi karena itu jalur imigrasi, jalur bandara," dia menambahkan.

Pengembangan Palmeera Lounge telah berjalan sejak tahun 2024 melalui serangkaian renovasi guna meningkatkan standar privasi dan kenyamanan. Langkah penyegaran interior serta layanan VIP dan VVIP ini dilakukan setelah menerima masukan langsung dari sejumlah maskapai penerbangan serta klien.

"Saya membawa upper level services yang kita sebut dengan butler. Di situ lebih diutamakan kepada personalized service, kami membiasakan teman-teman di sini melakukan hospitality yang biasa dilakukan di hotel supaya bisa diterapkan di lounge ini," kata dia.

Peningkatan kualitas pelayanan personal juga menyasar pada jenis hidangan masakan rumah khas Indonesia yang disajikan dengan standar pelayanan kelas atas.

"Jemaah umrah banyak yang first timer. Mereka mungkin khawatir nanti di luar negeri makan apa. Jadi sebelum berangkat, mereka kita feeding up dengan rasa 'rumah' supaya bisa pergi dengan tenang menghadapi perjalanan fisik yang melelahkan," kata Guido.

Fasilitas penunjang seperti masjid berkapasitas 300 orang juga tersedia di lantai dua area lounge. Layanan ini tetap dibuka untuk penumpang umum di luar jemaah umrah dan haji dengan tarif Rp250 ribu untuk area reguler, Rp500 ribu untuk VIP, serta Rp1 juta untuk kelas VVIP.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author