Korea Utara Anjurkan Konsumsi Sup Daging Anjing Hadapi Gelombang Panas

Share

Media pemerintah Korea Utara menganjurkan masyarakatnya mengonsumsi sup daging anjing untuk menghadapi gelombang panas ekstrem yang melanda semenanjung Korea, kata surat kabar resmi Partai Buruh Korea, Rodong Sinmun. Surat kabar tersebut memuat wawancara dengan dokter senior Rumah Sakit Umum Pyongyang yang mengingatkan bahwa suhu tinggi dapat memperburuk penyakit seperti kardiovaskular, diabetes, dan hipertiroid. Dokter ini menyarankan konsumsi makanan bergizi tinggi, termasuk sup daging anjing, selain semangka, kacang hijau, dan mentimun.

Sup daging anjing yang dikenal sebagai dangogi guk telah lama dipromosikan pemerintah Korea Utara sebagai makanan tradisional untuk menjaga stamina selama musim panas. Namun, hidangan ini tergolong mahal dan tidak mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

"Dangogi memang populer di Korea Utara, tetapi harganya cukup mahal. Biasanya dikonsumsi pada musim panas untuk membantu mencegah kelelahan akibat cuaca panas," ujar Ri Chol, mantan diplomat Korea Utara kepada This Week in Asia.

Pemerintah mengangkat sup daging anjing sebagai identitas kuliner nasional dengan membangun restoran khusus di sepanjang Sungai Taedong serta mendaftarkan resep-resep daerah berbahan daging anjing sebagai warisan budaya. Kompetisi memasak daging anjing juga rutin digelar di Pyongyang. Berbeda dengan Korea Selatan yang pada 2024 mengesahkan undang-undang melarang pembiakan, penyembelihan, distribusi, dan penjualan anjing untuk konsumsi. Masa transisi aturan ini berlaku sampai Februari 2027 sebelum sanksi pidana diberlakukan.

Anjuran makan sup daging anjing muncul di tengah gelombang panas yang melanda kedua negara. Sejak 27 Juli, Pyongyang mengalami beberapa malam tropis dengan suhu di atas 25 derajat Celsius, dan suhu siang hari diperkirakan mencapai 33 hingga 40 derajat Celsius dengan kelembapan di atas 70%. Kondisi serupa juga terjadi di Korea Selatan dengan beberapa wilayah mencapai suhu 40 derajat Celsius. Badan Meteorologi Korea memperkirakan suhu tinggi akan bertahan akibat pengaruh Topan Dolphin yang memperkuat gelombang panas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author