Petugas Damkar Tetap Siaga Padamkan Kebakaran TPS Liar Kramat Jati
Petugas pemadam kebakaran di Kramat Jati, Jakarta Timur, masih berjaga dan menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran di tempat pembuangan sampah (TPS) liar, Senin (3/8/2026), hingga sore hari.
Hingga pukul 15.30 WIB, tiga unit mobil damkar dengan personel berjaga secara bergantian memadamkan api yang masih muncul di beberapa titik TPS tersebut, dilansir dari Detikcom.
Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jaktim, Muchtar Zakaria, menyatakan pasukannya tetap siaga karena potensi munculnya kembali api akibat cuaca panas yang mempercepat penyalaan bahan kering.
"Kita tetap masih standby di sinilah ya, kita untuk jaga. Karena memang kan situasinya udah ada, cukup panas ya kan. Ya daripada kita nanti ada terjadi penyalaan kembali, ya kita masih standby-lah. Satu unit ada 5 sampai 10 personel," ujar Muchtar.
Cuaca panas menjadi faktor utama yang memperbesar risiko kebakaran ulang, terutama karena adanya tiupan angin dan gesekan di bawah tumpukan sampah kering.
"Ya pengaruh (cuaca panas). Kalau cuaca panas tuh kemudian bahan-bahan kering, kering kan, ada tiupan angin, ada gesek-gesek, lama-lama kan terjadi penyalaan," tambahnya.
Muchtar juga menyampaikan sedang berkoordinasi dengan Sudin Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air untuk pengerukan tumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan titik api di bawahnya.
"Titik-titik apinya ada di bawah nih. Di bawah tumpukan-tumpukan. Nah, kita lihat kan ada puing, ada sampah, ada puing, ada sampah, kan? Nah, mungkin rongga, ada rongga-rongga di bawah, karena suhu udara panas, nah terjadilah gesekan-gesekan di bawah tuh, sehingga menimbulkan api," jelas dia.
Petugas menggunakan ekskavator untuk mengurai tumpukan sampah agar basah dan mengurangi risiko kebakaran kembali. Pemadaman diupayakan selesai secepatnya.
Kebakaran di TPS liar Kramat Jati terjadi pada Sabtu (1/8) pagi dan menewaskan Kepala Regu Damkar Sektor Cipayung, Andriyono, saat bertugas memadamkan api.