Fenomena Langka Tiga Atraksi Langit Akan Terjadi Pada 12 Agustus 2026
Tiga fenomena astronomi langka diproyeksikan terjadi secara bersamaan pada 12 Agustus 2026, dengan pusat pengamatan utama di Spanyol. Rangkaian peristiwa tersebut meliputi gerhana matahari total, fenomena parade enam planet sebelum fajar, dan puncak hujan meteor Perseid di malam hari. Lintasan bayangan inti Bulan (umbra) sepanjang 8.260 kilometer akan menembus kawasan Kutub Utara, Greenland, Islandia, Semenanjung Iberia, hingga Laut Mediterania dalam durasi sekitar 90 menit.
Durasi totalitas terlama mencapai dua menit 18 detik di lepas pantai barat Islandia, sementara di daratan Spanyol berlangsung sekitar satu menit. Masyarakat di kawasan lain seperti Kanada, Amerika Serikat bagian utara, Afrika Barat, Siberia, dan sebagian besar Eropa dapat menyaksikan gerhana sebagian. Wilayah Dublin tercatat akan mengalami tingkat penutupan Matahari hingga 94 persen, Oslo 83 persen, Montreal 18 persen, New York 9 persen, serta Norfolk sebesar 2 persen.
Para ahli astronomi menekankan pentingnya penggunaan kacamata khusus gerhana selama observasi untuk menghindari risiko kerusakan mata. Paparan sinar Matahari secara langsung tetap berbahaya meskipun sebagian besar piringannya sudah tertutup Bulan.
Guna memanfaatkan momen ini, berbagai lembaga ilmiah dunia telah merancang proyek penelitian skala besar. European Space Agency (ESA) menyiapkan siaran langsung dari Observatorium Astrofisika Javalambre di Spanyol, sementara tim peneliti Amerika Serikat berencana menerbangkan lebih dari 60 balon atmosfer di Spanyol dan Islandia untuk mengukur perubahan suhu udara. NASA juga mengerahkan pesawat penelitian berketinggian tinggi untuk mengikuti jalur gerhana. Langkah ini bertujuan memperpanjang waktu pengamatan korona Matahari hingga mendekati durasi tiga menit.
Rangkaian fenomena pada Agustus 2026 tersebut sekaligus menandai dimulainya periode emas astronomi di Spanyol. Wilayah ini dijadwalkan kembali dilintasi gerhana matahari total berdurasi enam menit 23 detik pada 2 Agustus 2027, yang kemudian disusul oleh gerhana matahari cincin pada Januari 2028.