Tika dan Tiwi T2 Ungkap Momen Konflik hingga Strategi Menggaet Gen Z

Share

Perjalanan karier duo musik T2 yang beranggotakan Tika dan Tiwi kini telah memasuki usia dua dekade. Duo yang terbentuk dari ajang pencarian bakat televisi Akademi Fantasi tersebut sempat melintasi pasang surut hubungan pekerjaan, seperti dilansir dari Detikcom.

Grup yang resmi debut pada tahun 2007 lewat lagu OK!! ciptaan Dewiq ini sempat memutuskan hiatus beberapa tahun. Keputusan tersebut dipicu oleh perselisihan serta kendala komunikasi di antara kedua personel.

"Dulu pisahnya karena salah komunikasi, salah paham, bilang saja ribut," kata Tiwi saat menjadi bintang tamu FYP Trans 7 pada Kamis (30/7/2026) pekan ini.

Presenter Irfan Hakim yang menjadi pemandu acara tersebut turut membagikan pengalamannya saat berpapasan dengan T2 di dalam pesawat penerbangan kerja. Ia melihat keduanya saling berdiam diri sebelum tampil di atas panggung.

"Gue inget mereka gak saling sapa," kata Irfan Hakim mengenang momen tersebut.

Irfan menambahkan bahwa situasi berubah drastis ketika keduanya naik ke atas panggung untuk menghibur penonton. Ia menyampaikannya sembari berseloroh dalam acara tersebut.

"Di pesawat gak saling tanya, di panggung sok akrab," canda Irfan yang disambut Tiwi dengan tawa.

Setelah sempat berpisah, Tika dan Tiwi memilih untuk kembali bersatu dalam wadah T2 dalam beberapa tahun terakhir. Mereka aktif mengisi panggung festival musik untuk membawakan karya-karya lama yang populer pada era 2000-an.

Kembali aktif di industri musik menghadirkan tantangan tersendiri bagi T2, khususnya dalam menjangkau pendengar dari kalangan Gen Z. Mereka mendapati fakta bahwa generasi muda saat ini mengenali karya lagunya tanpa tahu sosok penyanyinya.

"Generasi di bawah kita tuh malah lebih hafal, tapi mungkin sama lagunya, tapi bukan sama penyanyinya," kata Tiwi saat ditemui di kawasan Warung Jati, Jakarta Selatan, tengah bulan lalu.

Tika menilai kehadiran media sosial dan beragam versi aransemen ulang dari para kreator muda menjadi faktor penting yang menjaga popularitas lagu-lagu T2 tetap bertahan hingga sekarang.

"Karena udah banyak banget yang cover kan sekarang. Udah banyak banget versinya, gitu," ujar Tika.

Peluang di era digital ini disambut positif oleh kedua personel T2 sebagai sarana memperkenalkan musik mereka kepada pendengar generasi baru.

"Kita lebih kayak bersyukur karena di era kayak gini tuh persaingan musik susah banget ya, tapi kita punya kesempatan yang gampang nih buat memperkenalkan lagu kita ke para pendengar, yang mungkin dulu belum pernah dengerin lagu kita," pungkas Tiwi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author