Prof Elfahmi Resmi Jabat Rektor Itera Periode 2026-2030
Institut Teknologi Sumatera (Itera) kini dipimpin oleh rektor baru untuk masa jabatan empat tahun ke depan. Dilansir dari Detikcom, Guru Besar Sekolah Farmasi (SF) Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr apt Elfahmi, S Si, M Si, resmi terpilih sebagai Rektor Itera periode 2026-2030.
Pihak ITB melalui unggahan di laman resminya telah menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Prof Elfahmi. Sosok akademisi ini dikenal luas sebagai pakar terkemuka dalam bidang farmasi bahan alam serta pengembangan obat herbal di Indonesia.
Selama mendedikasikan diri di ITB, Prof Elfahmi aktif menginisiasi kolaborasi riset. Ia juga gencar mendorong hilirisasi inovasi yang memberikan dampak nyata bagi sektor kesehatan nasional.
Pada tahun 2019, ia memelopori pengembangan inovasi senyawa marker yang ditujukan untuk standardisasi produk herbal. Proyek riset ini kemudian berhasil berkembang menjadi produk komersial yang diberi nama MarkHerb.
Kehadiran MarkHerb berfungsi menyediakan senyawa penanda untuk memenuhi kebutuhan riset dan standardisasi obat herbal di dalam negeri. Produk inovatif ini dinilai mampu memangkas ketergantungan industri herbal nasional terhadap bahan baku impor.
Rekam Jejak Kepemimpinan dan Kewirausahaan
Sebelum mengemban amanah di Itera, Prof Elfahmi pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Direktur Riset dan Inovasi ITB. Melalui jabatan tersebut, ia berkontribusi besar dalam memperkuat ekosistem riset serta hilirisasi hasil penelitian kampus.
Prestasi akademisi ini juga diakui oleh pemerintah melalui penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Festival Inovasi Kesehatan (Hai Fest) 2024. Penghargaan tersebut diraih atas dedikasinya dalam pengembangan senyawa baku pembanding dari tanaman obat.
Selain aktif di dunia akademik, ia mendirikan PT EBM Saintifik dan Teknologi (EBM Scitech). Perusahaan berbasis riset ini fokus memproduksi berbagai macam produk fitokimia, kosmetik herbal, nutrasetikal, hingga peralatan laboratorium.
Riwayat Pendidikan Tinggi
Pendidikan tinggi Prof Elfahmi diawali di Universitas Andalas (Unand) Padang, tempat ia menyelesaikan studi sarjana pada tahun 1993. Ia kemudian melanjutkan kuliah program magister S2 di ITB dan berhasil lulus pada tahun 1997.
Gelar doktor S3 diperoleh dari University of Groningen yang terletak di Belanda. Hingga kini, ia terus terlibat aktif dalam berbagai program riset skala nasional maupun internasional yang berfokus pada eksplorasi biodiversitas Indonesia.