Polda Riau Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi di Pekanbaru
Polda Riau meresmikan pelepasan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi yang melibatkan 81 relawan di Mapolda Riau, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kegiatan ini digelar menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Jumlah 81 relawan tersebut terdiri dari unsur mahasiswa dan pengemudi ojek online. Pemilihan angka 81 menjadi simbol usia kemerdekaan Indonesia pada tahun ini, dengan acara pelepasan disaksikan langsung oleh jajaran TNI, Forkopimda Riau, serta pejabat utama Polda Riau.
"Kebersamaan bukan saja antar-institusi seperti Polri, TNI, dan pemerintah daerah, tetapi juga menyatu dengan mahasiswa, komunitas ojol, tokoh adat, hingga masyarakat di wilayah pesisir," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
Pelibatan pemuda dan pekerja sektor informal ini menegaskan komitmen merajut kebersamaan lintas elemen masyarakat. Sebanyak delapan tim operasional dibentuk untuk mengoordinasikan para relawan dan personel kepolisian.
Tim tersebut didukung 45 unit kendaraan operasional untuk menjangkau 17 desa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar di pesisir Riau. Kehadiran mahasiswa membawa gagasan edukatif, sementara pengemudi ojek online mewakili ketangguhan rakyat kecil.
"Fokus kita bukan memberikan label kepada suatu wilayah, melainkan memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat," kata Irjen Pol Herry Heryawan.
Aksi sosial dan ekologis disiapkan selama kegiatan berlangsung, meliputi penanaman pohon mangrove di pesisir terluar Riau. Selain itu, tim membagikan bendera Merah Putih dan menyerahkan bantuan sosial bagi warga pesisir.
Menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda menginstruksikan seluruh personel dan relawan untuk mendengar langsung aspirasi warga di perbatasan.
"Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui hubungan antarmanusia, tetapi juga kepedulian terhadap alam. Riau dianugerahi hutan, sungai, gambut, dan mangrove yang wajib kita jaga bersama," kata Irjen Pol Herry Heryawan.