Pengadilan Italia Vonis Penjara Pria Pembuat Amfiteater Romawi Palsu

Share

Pengadilan Italia menjatuhkan hukuman dua tahun empat bulan penjara serta denda 3.000 Euro kepada Franco Malosso von Rosenfranz (69) atas kasus penipuan, pembangunan ilegal, pemalsuan karya seni, dan pembuatan artefak tanpa izin di Vicenza, Italia, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Sabtu (1/8/2026).

Hukuman tersebut diberikan setelah investigasi membuktikan bahwa bangunan yang dinamai Berico Maritime Amphitheatre merupakan struktur rekayasa modern, bukan situs bersejarah peninggalan Kekaisaran Romawi seperti yang telah dipromosikan selama bertahun-tahun.

Pelaku sebelumnya mengklaim amfiteater tersebut didirikan pada tahun 393 Masehi dan menarik biaya masuk sebesar 40 Euro dari para wisatawan. Ia bahkan merekayasa narasi sejarah yang menghubungkan lokasi itu dengan tokoh Julius Caesar dan Juliet Capulet hingga sempat masuk ke panduan wisata resmi yang didanai Uni Eropa.

Penyelidikan yang mengikutsertakan kepolisian dan tim arkeolog sejak tahun 2016 membongkar kebohongan tersebut melalui penemuan material modern di lokasi situs. Tim ahli menemukan bahan-bahan yang tidak mungkin berasal dari era Romawi, seperti fiberglass, kolom papier-mâché, balok plester, serta patung buatan awal tahun 2000-an.

Analisis citra satelit juga memperlihatkan bahwa Malosso terlebih dahulu meratakan area bukit sebelum mendirikan struktur bangunan rekayasa tersebut. Selain bukti fisik dan citra satelit, bukti sejarah turut mematahkan klaim pelaku mengingat Julius Caesar hidup sekitar 400 tahun sebelum era pembangunan yang dituduhkan, sementara latar kisah Juliet Capulet berada di Verona.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author