Liverpool Tantang Wrexham pada Laga Pramusim di New York
Liverpool dijadwalkan menghadapi Wrexham dalam pertandingan uji coba pramusim di Yankee Stadium, New York, Amerika Serikat, pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 06.30 WIB. Laga ini menjadi tantangan berikutnya bagi skuad asuhan Andoni Iraola setelah meraih kemenangan 4-2 atas Sunderland.
Penerbangan skuad Liverpool dari Chicago ke New York sempat terganggu pada Selasa akibat cuaca buruk dan ancaman banjir. Skuad The Reds baru dapat mendarat di Big Apple pada Rabu untuk bersiap melakoni partai kedua mereka di Amerika Serikat.
Kondisi lini belakang Liverpool tengah mengalami keterbatasan pemain menjelang pertandingan ini. Joe Gomez dipastikan absen akibat cedera saat melawan Sunderland, sementara Virgil van Dijk masih menjalani program peningkatan kebugaran dan Giovanni Leoni dalam pemulihan cedera ACL.
Wrexham yang dilatih Phil Parkinson datang dengan modal positif setelah menumbangkan Leeds United 3-2 dan Manchester United 1-0 dalam laga pramusim sebelumnya. Pemilik Wrexham, Ryan Reynolds, menyampaikan antusiasmenya menghadapi klub raksasa Premier League tersebut.
"Ini jauh melampaui perasaan 'cubit aku'. Ini seperti momen 'pukul aku'. Saya tidak tahu harus berkata apa tentang ini," kata Ryan Reynolds, pemilik Wrexham.
Reynolds menambahkan bahwa bertanding di tempat bersejarah melawan tim besar merupakan kesempatan yang luar biasa bagi perkembangan klubnya.
"Kamu tahu, harus bertanding melawan Liverpool di Yankee Stadium—dengan sejarah dan reputasi sebesar itu—saya benar-benar tidak tahu harus bersikap bagaimana. Kami tidak sabar untuk memadati stadion itu, dan menyaksikan para pemain di lapangan melakukan apa yang mereka lakukan terbaik. Maksudku, suasananya selalu begitu menggetarkan, dan, kamu tahu, sejarah Wrexham yang sudah lebih dari 165 tahun ini telah menyaksikan banyak kejutan saat mengalahkan tim-tim raksasa.
Liverpool adalah tim sebesar-besarnya, tentu saja di panggung dunia. Jadi, kami sangat bersemangat untuk melihat apa yang bisa kami lakukan," kata Ryan Reynolds, pemilik Wrexham.
Di sisi lain, Rob McElhenney menekankan bahwa persaingan dalam pertandingan uji coba sepak bola ini tetap berlangsung dengan intensitas tinggi.
"Saya tidak tahu apakah banyak orang mengetahui hal ini tentang sepak bola khususnya, tapi ini tidak seperti pramusim di banyak olahraga lain. Seringkali dalam pertandingan NFL, misalnya—atau latihan musim semi—itu memang menyenangkan. Tapi tidak sekompetitif ini.
Percayalah, para pemain ini ingin menang. Semua orang sangat ingin menang. Mereka sudah siap bertanding.
Dan kami telah berkirim pesan dengan beberapa di antara mereka; mereka sudah tidak sabar untuk turun ke lapangan, menampilkan pertunjukan yang memukau, dan melihat apakah kami bisa menciptakan keajaiban," kata Rob McElhenney, pemilik Wrexham.
Manajer Wrexham Phil Parkinson menilai keberhasilan timnya mengalahkan beberapa tim besar menjadi motivasi tambahan meski laga pramusim tetap menjadi ajang evaluasi.
“Para pemain pasti senang. Meskipun ini baru pramusim, mengalahkan tim Liga Premier adalah prestasi yang membanggakan bagi kami dan kami akan menerimanya. Kerja sama semua pemain di lapangan malam ini sangat bagus.
Semakin tinggi levelnya, tim lawan akan memberikan lebih banyak masalah melalui pergerakan dan rotasi mereka, tetapi komunikasi kami sangat baik dan ini menjadi latihan yang bagus bagi kami malam ini. Ini adalah penampilan yang bagus untuk mempersiapkan kami menghadapi pertandingan melawan Liverpool,” kata Phil Parkinson, pelatih Wrexham.
Parkinson juga menyadari bahwa persaingan di divisi Championship musim depan akan berjalan jauh lebih ketat.
“If we’re honest, to say five years down the line we’d have finished seventh in the Championship we would have said that was going to take some going. To get three promotions back-to-back-to-back is unheralded. Even though there’s always been ambition within the club and we’ve had resources, to take the club from the National League to seventh in the Championship is a lot of big steps and particularly the one last year. League One to the Championship is a huge step,” kata Phil Parkinson, pelatih Wrexham.
Meski mengapresiasi kerja keras skuadnya, Parkinson menegaskan bahwa timnya masih membutuhkan perbaikan dan penambahan pemain baru sebelum jendela transfer ditutup.
“Of course we would have loved to have got in the playoffs but I think the staff and the players should be really very proud of their achievements because that was a tough ask, especially with making so many changes,” kata Phil Parkinson, pelatih Wrexham.
Pihak manajemen Wrexham terus berupaya memperkuat komposisi tim demi menghadapi tuntutan kompetisi yang panjang.
“I think the division is going to be stronger this season with the teams coming down. We’ve got work to do within the squad to make us competitive again. We’re close to one signing but we need several more before the window closes. We have to be patient and we will be, but the squad’s not where we want it to be, to be competitive to meet the demands of a Championship season,” kata Phil Parkinson, pelatih Wrexham.
Parkinson meyakini skuad yang ada saat ini masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“It is going to be a tough second season, we know that, but we feel there is more to come from the existing group. It was difficult last season with a lot of players coming in later and having to relocate to the area and settle as the season started, but they were great for us and I feel there is more to come this season,” kata Phil Parkinson, pelatih Wrexham.
Setelah merampungkan laga di New York, Liverpool dijadwalkan kembali ke Chicago untuk menghadapi Leeds United di Soldier Field pada Senin, 3 Agustus 2026.