Ninesport Jual 50 Persen Tiket Laga Chelsea vs AC Milan di Jakarta

Share

Promotor pertandingan Ninesport mencatat penjualan tiket laga Indonesia Super Cup 2026 antara Chelsea melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno telah melampaui 50 persen hingga Selasa (28/7/2026).

Laga persahabatan dua klub raksasa Eropa tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pertandingan ini menandai kembalinya klub top dunia bertanding di Jakarta setelah beberapa tahun absen.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengonfirmasi dukungan penuh terhadap gelaran berskala internasional ini. Dukungan mencakup fasilitasi izin pendaratan pesawat berukuran besar di bandara hingga penggunaan fasilitas Gelora Bung Karno.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman menyampaikan bahwa komitmen tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden.

"Kami dari kementerian atas arahan bapak presiden berkomitmen memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional, yaitu laga Indonesia Super Cup 2026 Chelsea vs AC Milan," ujar Arlan.

Koordinasi antarlembaga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran acara yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi Indonesia.

"Pemerintah pusat memberikan dukungan dalam beberapa hal, seperti fasilitas di bandara, termasuk perizinan pendaratan pesawat karena AC Milan menggunakan pesawat yang besar," kata Arlan.

Pemerintah juga mempermudah seluruh proses administrasi tempat latihan di area GBK.

"Selain itu, perizinan penggunaan area Gelora Bung Karno ini, yang digunakan untuk latihan dan beberapa kegiatan lainnya," tutur Arlan.

Sektor pariwisata nasional turut dibidik melalui penyiaran pertandingan ini ke puluhan negara di berbagai belahan dunia.

"Koordinasi ini berjalan lintas lembaga, sehingga kegiatan olahraga internasional ini tidak hanya menghadirkan hiburan, melainkan juga dampak ekonomi yang nyata untuk Indonesia," pangkas Arlan.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) turut memfokuskan perangkat teknis dan perwasitan demi menunjang kualitas laga yang dihuni bintang dunia.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memberikan apresiasi atas sinergi pemerintah dalam mendukung laga internasional ini.

"PSSI tentu berterima kasih terhadap pemerintah atas dukungan yang diberikan kepada pertandingan-pertandingan internasional yang berjalan," ungkap Yunus.

Kualitas pertandingan menjadi fokus utama federasi mengingat deretan pemain bintang yang diboyong kedua tim.

"Kita semua tahu bahwa Chelsea dan AC Milan dihuni pemain-pemain top dunia, sehingga PSSI kini fokus dalam hal teknis pertandingan," lanjut Yunus.

Pihak penyelenggara Ninesport menilai antusiasme masyarakat Indonesia sangat tinggi sejak awal pembukaan penawaran tiket.

CEO Ninesport Arief Wicaksono menegaskan bahwa capaian penjualan tiket ini menjadi rekor baru bagi pihak penyelenggara.

"Sejauh ini tiket sudah terjual 50 persen lebih. Itu jujur dari pengalaman kami merupakan sebuah rekor juga untuk event yang start-nya lumayan panjang. Biasanya lebih lakunya lebih di akhir-akhir, cuman dari awal kami buka ini antusiasmenya juga amat sangat tinggi," kata Arief.

Penjualan tiket melonjak tinggi seiring kepastian hadirnya deretan pilar utama kedua tim ke Indonesia.

"Walaupun pada saat awal-awal bisa kita tahu bintang-bintang yang datang itu belum terlalu jelas. Namun sekarang kita sudah tahu ada Ballon d'Or (2018) Luka Modric datang, ada Joao Pedro datang, ada Cole Palmer datang dan banyak pemain-pemain baru juga yang datang," imbuh Arief.

Arief menyayangkan tren suporter Indonesia yang selama ini kerap menghabiskan dana untuk menonton tur pramusim di negara tetangga.

"Jadi by data hampir semua event di Singapura itu mayoritas pengunjungnya tuh dari Indonesia. Enggak tahu kenapa kita agak miss di situ, kita membiarkan banyak duit melayang," jelas Arief.

Ia menyoroti perbedaan kebiasaan pembeli tiket saat menyaksikan laga di dalam negeri dibandingkan luar negeri.

"Cuman kalau pertanyaannya sekarang buat di sini, nggak tahu kenapa juga kalau event-nya di luar, kita tuh biasa lebih tertib atau lebih mau beli dari jauh-jauh hari. Cuman kalau event-nya di Indonesia, kita nggak tahu kenapa lebih terbiasa menjadi orang Indonesia saja," ujar Arief.

Penyelenggaraan acara ini diharapkan mampu mendongkrak citra Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional di kawasan Asia Tenggara.

"Seperti kita tahu, AC Milan dan Chelsea memiliki jutaan fans di Indonesia dan saya berharap acara ini bisa mengubah posisi Indonesia yang kerap kali tertinggal dari negara tetangga dari segi sepak bola," tutur Arief.

Ninesport berkomitmen menjadikan laga ini sebagai pemicu untuk menghadirkan klub-klub papan atas dunia lainnya pada masa mendatang.

"Dengan hal tersebut, kami berkomitmen akan terus menghadirkan klub papan atas Eropa ke Indonesia," pungkas Arief.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author