Dastan Satpayev Cetak Gol Debut Saat Chelsea Imbang Lawan Wanderers

Share

Penyerang berusia 17 tahun asal Kazakhstan, Dastan Satpayev, mencetak gol perdana pada laga debutnya bersama Chelsea saat menghadapi Western Sydney Wanderers di Stadion Accor, Sydney, Selasa, 28 Juli 2026.

Gol cepat pada menit keenam tersebut membawa klub Liga Premier Inggris unggul lebih dulu lewat skema serangan balik cepat tujuh operan, sebelum Anthony Pantazopoulos menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk tim A-League pada menit ke-13.

Satpayev dapat tampil membela skuad asuhan Xabi Alonso dalam ajang Sydney Super Cup meski belum resmi dikontrak. Chelsea memanfaatkan regulasi ujicoba internasional dengan izin khusus dari klub asalnya, FC Kairat, serta persetujuan orang tua sang pemain.

Pemain muda bernilai transfer 3,3 juta poundsterling tersebut baru akan menandatangani kontrak resmi berdurasi lima tahun setelah genap berusia 18 tahun pada 12 Agustus mendatang.

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, menyatakan komitmennya untuk membangun skuad yang siap bersaing di tingkat tertinggi sepak bola Inggris.

"Kami ingin membangun tim yang kompetitif dan kami sedang dalam proses itu," kata Alonso.

Ia menambahkan bahwa timnya memerlukan kerja keras untuk menyatukan kombinasi pemain senior dan talenta muda.

"Kami memiliki kualitas yang hebat, bakat yang hebat, dan kami perlu tahu apa yang dibutuhkan untuk bersaing di Liga Premier," ujar Alonso.

Alonso juga menegaskan bahwa proses integrasi taktik membutuhkan waktu adaptasi dari seluruh elemen tim.

"Kami ingin menjalani musim yang baik dan kami ingin pantas finis setinggi mungkin. Untuk itu, kami perlu bekerja keras untuk mengembangkan tim, dengan pemain baru, pelatih baru, dan ide-ide baru," ujarnya.

Meski demikian, pelatih asal Spanyol tersebut optimistis dengan perkembangan anak asuhnya selama pramusim.

"Tetapi kami siap untuk mencoba mengembangkan ide yang kami miliki, rencana ini. Sejauh ini, kami memiliki perasaan yang baik," tegasnya.

Selain Satpayev, Alonso memberi perhatian khusus kepada gelandang akademi berusia 16 tahun, Mahdi Nicoll-Jazuli, yang lahir di Sydney.

"Saya baru diberi tahu kemarin bahwa dia lahir di Sydney, jadi itu cukup mengejutkan. Namun, dia adalah salah meupakan salah satu pemain berbakat yang berasal dari akademi kami," ujar Alonso.

Alonso memuji kualitas teknis dan potensi besar yang dimiliki sang pemain muda.

"Saya sangat terkesan dengannya, begitu juga dengan beberapa pemain muda lainnya. Mahdi adalah talenta yang harus kami bantu dan kami kembangkan karena dia memiliki kualitas istimewa yang jarang Anda lihat pada pemain berusia 16 tahun," kata Alonso.

Ia menyoroti kemampuan Nicoll-Jazuli dalam mengolah bola di lini tengah.

"Dia memiliki dinamisme yang luar biasa, kualitas yang sangat baik, dan merupakan pemain yang komplet. Dia mampu memberikan umpan-umpan pendek, menggiring bola dengan baik di area tengah, dan sejauh ini telah memberikan kesan yang sangat positif," kata Alonso.

Setelah laga di Sydney, Chelsea dijadwalkan bertanding melawan Tottenham Hotspur pada 1 Agustus, dilanjutkan laga kontra Juventus di Hong Kong, AC Milan di Jakarta pada 8 Agustus, dan Johor Darul Ta'zim di Malaysia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author