Adik Kim Jong Un Kritik ASEAN soal Usaha Semenanjung Korea Bebas Nuklir
Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengutuk upaya ASEAN untuk mewujudkan Semenanjung Korea yang bebas nuklir dengan menyebut posisi tersebut "bodoh dan konyol," dilansir dari Detikcom.
Pada forum regional tahunan yang digelar pekan lalu, ASEAN menyatakan keprihatinan mendalam atas pengembangan senjata nuklir oleh Pyongyang dan menegaskan perlunya dialog guna mencapai perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan tersebut.
Korea Utara telah lama menegaskan haknya memiliki senjata nuklir dan program rudal balistik, walaupun hal ini dilarang oleh sanksi Dewan Keamanan PBB. Negara tersebut bahkan mengabadikan status nuklirnya dalam konstitusi pada tahun 2023.
Mengenai perkembangan lain, mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez kembali ke negaranya setelah diampuni Presiden AS Donald Trump pada Desember lalu. Hernandez dijatuhi hukuman 45 tahun penjara terkait kasus narkoba, namun Trump berpendapat bahwa Hernandez tidak mendapatkan persidangan yang adil dan dijebak pemerintahan sebelumnya.
Hernandez mendarat di Tegucigalpa, ibu kota Honduras, pada Minggu (26/7) dan menghadiri rally di Comayagua, empat tahun setelah diekstradisi ke AS, menurut AFP.
Di Teluk Persia, Bahrain dan Kuwait secara diam-diam mengerahkan jet tempur menyerang target militer Iran, termasuk fasilitas drone dan rudal. Wall Street Journal melaporkan bahwa tindakan ini merupakan balasan langsung atas serangan Iran dan menandai langkah tegas kedua negara yang memiliki angkatan udara kecil.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan Israel dan Inggris agar tidak membantu AS dalam konflik melawan Iran. Juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Hossein Mohebi menyatakan bahwa Israel mempengaruhi Presiden AS Donald Trump dan memberikan informasi menyesatkan untuk mengarahkan kekuatan Amerika demi kepentingan sendiri.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam serangan militer Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia yang menewaskan satu pelaut dan melukai lainnya. Araghchi menuduh keterlibatan Israel dan memperingatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa serangan itu tidak akan dibiarkan tanpa balasan, dilansir Anadolu Agency.