Warga Himpun Donasi Rp 190 Juta untuk Anak Korban Pengeroyokan di Bali
Masyarakat menggalang donasi hingga mencapai sekitar Rp 190 juta untuk membantu masa depan pendidikan anak dari seorang pria berinisial KD yang tewas akibat dikeroyok massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Senin (27/7/2026).
Aksi pengeroyokan tersebut dipicu oleh dugaan aksi pencurian ayam yang dilakukan KD, hingga insiden itu menjadi viral di media sosial setelah sang anak yang masih balita menangis di samping jasad ayahnya.
Simpati publik memicu kedatangan warga secara bergantian untuk menyerahkan berbagai bantuan langsung, mulai dari paket sembako, uang tunai, perlengkapan rumah tangga, hingga satu unit sepeda motor Honda Scoopy baru.
Pegiat media sosial Ary Ulangun menginisiasi penghimpunan dana tersebut bersama para relawan, termasuk Nang Etong serta para donatur lainnya, dalam waktu singkat selama dua hari.
"Totalnya ada sekitar Rp 190 jutaan. Rencana akan kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk pendidikan anaknya," ujar Ary.
Seluruh dana bantuan sosial yang terkumpul dari para donatur kini telah disimpan secara resmi dalam bentuk rekening deposito guna menjamin ketersediaan biaya sekolah kedua anak almarhum secara jangka panjang.
"Kita serahkan penuh dalam bentuk deposito. Jadi tetap ada pengawasan ketika dananya digunakan. Harapan para donatur, dana ini benar-benar bisa mengamankan masa depan anak-anaknya," ujar Ary.
Di sisi lain, keluarga korban saat ini masih dalam suasana duka sembari memantau perkembangan penanganan kasus penyerangan yang menimpa almarhum.
Sepupu korban, Made Partha, mengonfirmasi bahwa pihak keluarga mempercayakan penyelesaian kasus penanganan pengeroyokan ini kepada aparat penegak hukum yang berwenang.