Wanita di Bogor Ditetapkan Tersangka Kasus Mayat Bayi dalam Kardus
Polresta Bogor Kota menetapkan SSA (21) sebagai tersangka kasus mayat bayi yang ditemukan di dalam kardus di Bogor Utara, Kota Bogor, setelah melahirkan sendiri di toilet umum Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 19 Juli 2026.
SSA membawa bayi perempuan yang baru dilahirkannya dalam tas gendong saat pulang ke rumah di Bogor Utara dan menyimpan mayat bayi itu di dalam lemari pakaian selama lima hari.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestanto menyatakan, "Hasil pemeriksaan membuktikan, kita menetapkan tersangka berinisial SSA umur 21 tahun. Tersangka melahirkan seorang diri tanpa bantuan orang lain maupun medis, yang mengakibatkan bayi berjenis kelamin perempuan meninggal dunia."
Wakasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Yanto Heri menambahkan, "Yang bersangkutan pulang ke rumahnya (usai melahirkan di toilet) dengan membawa tas gendong berisikan bayi tersebut. Kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB disimpan di lemari pakaian di rumah yang bersangkutan."
Heri menjelaskan bahwa beberapa hari setelah melahirkan, tepatnya pada 22 Juli 2026 pukul 11.00 WIB, tas berisi mayat bayi tersebut dibawa ke rumah paman SSA yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya dan disimpan dalam kardus di dalam kamar.
"Beberapa saat kemudian uwaknya (SU) curiga karena tercium bau amis, sehingga kardus dibawa keluar dari kontrakan tersebut. Pada saat itu saksi belum tahu isinya bayi," ujar Heri.
"Setelah dibawa keluar dari kontrakan tersebut, karena penasaran kemudian dibuka, dan setelah dibuka ternyata isinya mayat bayi perempuan. Itu awalnya, sehingga dilaporkan dan Satreskrim melakukan penyelidikan," tambahnya.
Heri juga menyebut SSA mengalami kontraksi dan melahirkan di toilet umum Terminal Pasar Minggu pada pukul 15.00 WIB saat ia sedang dalam perjalanan pulang usai wawancara kerja.
"Dia membersihkan diri dan beristirahat sejenak di dalam toilet dalam kondisi terkunci. Beberapa saat kemudian, yang bersangkutan pulang ke rumahnya sesuai TKP dengan membawa tas gendong berisikan bayi tersebut. Ia membawa motor," jelas Heri.