Botafogo Menundukkan Cruzeiro 1-0 di Stadion Mineirao
Pelatih Botafogo, Franclim Carvalho, berhasil membawa timnya memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Cruzeiro dalam laga pekan ke-20 Brasileirao di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, pada Minggu (26/7/2026). Gol tunggal penentu kemenangan dicetak oleh bek tengah Justino lewat sundulan kepala.
Hasil tersebut memutus rekor sembilan pertandingan tidak terkalahkan milik Cruzeiro sekaligus mendongkrak posisi Botafogo ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Sementara itu, Cruzeiro harus turun ke posisi kesembilan setelah tertahan di angka 27 poin.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal babak pertama. Cruzeiro yang tampil menekan sempat memperoleh beberapa peluang emas melalui Kaio Jorge dan Lucas Romero, namun kiper Botafogo, Warleson, tampil cemerlang di bawah mistar gawang. Kebuntuan pecah pada menit ke-40 saat Alex Telles mengirimkan umpan sepak pojok yang disambut tandukan Justino hingga membentur tiang sebelum bersarang di dalam jaring.
Usai laga, juru taktik Botafogo mengungkapkan perasaannya setelah mengalahkan mantan rekannya, Artur Jorge, yang kini melatih Cruzeiro. Carvalho menegaskan profesionalismenya di lapangan meski memiliki hubungan dekat di luar pertandingan.
"Tentu saja jika saya memiliki teman di pihak lawan terasa berbeda, tetapi selama seratusan menit kami melupakan hal itu. Saya sedikit gugup, bisa dibilang begitu. Saya menjalani pertandingan ini dengan emosi.
Dalam laga ini Anda harus memiliki sikap berbeda. Saya punya teman di sana. Seperti yang saya katakan, yang terpenting adalah saya keluar dengan senyuman di akhir.
Keberuntungan berpihak pada kami, bersyukurlah. Namun saya doakan mereka sukses, kecuali saat bertanding melawan kami," kata Franclim Carvalho, Pelatih Botafogo.
Carvalho yang sebelumnya merupakan asisten Artur Jorge saat mengantar Botafogo menjuarai Copa Libertadores dan Brasileirao musim 2024 juga memberikan apresiasi khusus kepada mantan koleganya tersebut.
"Artur adalah orang yang sangat penting dalam karier dan hidup saya. Begitu juga João Cardoso, André Cunha, dan Tiago Lopes. Kami menjalani perjalanan selama beberapa tahun, sebuah perjalanan yang penuh kemenangan.
Kemudian masing-masing memilih jalan berbeda. Artur dan stafnya ada dalam sejarah Botafogo dan tidak ada yang bisa menghapusnya, karena tahun 2024 akan selalu ada dalam ingatan semua orang," tutur Franclim Carvalho, Pelatih Botafogo.
Mengenai performa impresif timnya yang mencatatkan dua laga tanpa kebobolan secara beruntun, pelatih Alvinegro itu menilai hal tersebut menjadi modal berharga untuk mengangkat rasa percaya diri para pemain.
"Akan sangat bagus jika kami mengumpulkan sembilan poin, sayangnya kami tidak memilikinya. Namun ya, rekor ini bagus. Fakta bahwa kami tidak kebobolan dalam dua pertandingan berturut-turut sangat penting.
Saya kira, untuk Brasileiro, ini pertama kalinya di musim ini. Ini penting bagi kami sebagai tim dan memberikan kepercayaan diri," ujar Franclim Carvalho, Pelatih Botafogo.
Carvalho juga menyoroti jeda waktu jeda kompetisi yang dinilainya menguntungkan untuk memulihkan kondisi fisik serta mengintegrasikan pilar baru ke dalam skema permainan tim.
"Mengenai periode yang kami miliki: ini adalah periode yang baik untuk kami, karena kami memiliki ruang dan waktu, terutama bagi para atlet yang baru saja tiba. Hari ini Anda lihat, dan saya membicarakan hal ini di akhir pertandingan sebelumnya, bahwa kami hanya punya jeda dua hari antar pertandingan. Lawan memiliki tiga hari.
Itu bisa membuat perbedaan dan memang memicu perbedaan. Menurut pendapat saya, itu berdampak pada faktor fisik. Oleh karena itu, waktu ini berguna untuk memulihkan diri dan kemudian mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Fluminense.
Pertandingan melawan Gremio nanti, jauh di depan, mereka akan mengeluhkan padatnya kompetisi. Ini seperti selimut pendek: jika Anda menutupi satu sisi, sisi lain terbuka. Sekarang penting untuk mengintegrasikan orang-orang baru dan mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan waktu memadai.
Para pemain akan mendapatkan waktu libur yang serupa," ungkap Franclim Carvalho, Pelatih Botafogo.
Dari sudut pandang tim tuan rumah, gelandang Cruzeiro Matheus Henrique sempat menyinggung kekecewaannya saat jeda antarbabak atas gol yang bersarang di gawang timnya lewat skema bola mati.
"Seperti yang Anda katakan tentang para pemain yang absen, saya pikir itu bukan masalah di babak pertama. Tentu saja kami merindukan Matheus, Gerson, dan Sinis (Sinisterra). Kami tampil hebat di babak pertama, mengendalikan permainan di sana.
Peluang-peluang terbaik adalah milik kami, dengan kesempatan mencetak gol. Sayangnya, kami kebobolan dari sepak pojok, sesuatu yang telah banyak kami latih, bukan? Sekarang saatnya mengoreksi.
Memperbaiki apa yang dikatakan Mister kepada kami, karena kami tahu kami punya kemampuan untuk membalikkan keadaan di babak kedua," ucap Matheus Henrique, Gelandang Cruzeiro.
Kekalahan Cruzeiro semakin diperparah dengan bertambahnya daftar cedera pemain. Sinisterra harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera otot paha kanan, menyusul Gabriel Pec yang sebelumnya mengalami patah tulang tibia, serta absennya Gerson dan Matheus Pereira karena sanksi akumulasi kartu.
Cruzeiro dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Coritiba pada pekan ke-21 Brasileirao di Stadion Couto Pereira, Kamis (30/7/2026) pukul 21.30 waktu setempat. Sementara Botafogo bakal menjamu Gremio di Stadion Nilton Santos.