Donald Trump Hadiri Makan Malam Wartawan Gedung Putih di Washington

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri jamuan makan malam tahunan White House Correspondents' Association yang dijadwalkan ulang di Waldorf Astoria, Washington, pada Jumat (24/7/2026). Kehadiran ini menjadi momen perdananya di acara tersebut usai peristiwa penembakan pada April lalu.

Acara yang digelar dengan pengamanan ketat ini diikuti sekitar 700 tamu undangan. Penyelenggaraan tersebut dipindahkan dari lokasi awal di Washington Hilton setelah seorang pria bersenjata mencoba menerobos area pemeriksaan keamanan tiga bulan sebelumnya.

Dalam pidato berdurasi lebih dari satu jam, Trump melontarkan berbagai sindiran kepada sejumlah jurnalis, politisi oposisi, hingga figur publik. Ia juga sempat menyinggung kekebalan hukum serta isu kebebasan berpendapat di hadapan para insan pers.

"Tempat ini benar-benar merupakan kelompok orang terpapar 'Trump derangement syndrome' terbesar yang pernah dikumpulkan dalam satu waktu," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump menambahkan bahwa dirinya sempat berencana menyampaikan kritik yang jauh lebih keras pada acara sebelumnya yang terpaksa dibatalkan.

"Saya menduga beberapa dari Anda beruntung karena makan malam terakhir kita dipersingkat karena saya tadinya akan mengejar Anda," ujar Trump, Presiden Amerika Serikat.

Meski diwarnai berbagai kelakar dan sindiran tajam, Trump tetap menyampaikan apresiasi terhadap kebebasan menyampaikan pendapat serta kinerja aparat keamanan yang bertugas.

"Di negara ini, kita percaya pada kebebasan berbicara," tutur Trump, Presiden Amerika Serikat.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan di Amerika Serikat tidak diselesaikan melalui jalan kekerasan senjata api.

"Kita menyelesaikan perbedaan kita bukan dengan peluru, melainkan dengan perdebatan yang terbuka dan sengit. Dan tidak ada pecundang gila dengan senjata yang akan pernah mengubah hal itu," ucap Trump, Presiden Amerika Serikat.

Organisasi pers Gedung Putih menegaskan komitmen mereka untuk tetap menjalankan tugas jurnalistik dan memperjuangkan kebebasan pers terlepas dari berbagai tekanan politik yang ada.

"Malam ini, pesan kami adalah ini: Kami telah kembali. Kami tidak akan diintimidasi. Kami menolak membiarkan tindakan kekerasan menjadi kata terakhir," kata Weijia Jiang, Presiden White House Correspondents' Association.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan khusus diserahkan kepada agen Secret Service Victor Gonzales yang terlindungi rompi anti-peluru saat menghentikan pelaku penembakan pada April lalu, serta jajaran staf hotel yang membantu mengamankan situasi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author