Arsenal Penjajakan Transfer Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Peluang merekrut penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, mulai dibuka oleh Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Langkah tersebut diambil klub usai Atletico Madrid memberi sinyal hijau dan enggan melepas sang pemain ke rival domestik Spanyol.
Proses negosiasi telah diinisiasi oleh Direktur Olahraga Andrea Berta yang menggelar diskusi langsung dengan perwakilan pemain berusia 26 tahun tersebut. Pihak Atletico Madrid menetapkan patokan harga Alvarez pada kisaran 150 juta euro hingga lebih dari 200 juta euro.
Skema tukar tambah yang melibatkan Viktor Gyokeres kini sedang dipertimbangkan Arsenal demi memuluskan proses kepindahan penyerang asal Argentina itu. Meski Gyokeres mengemas 14 gol di liga musim lalu, kontribusinya di luar kotak penalti dinilai masih kurang maksimal.
Rencana perombakan lini serang ini turut mendorong potensi pelepasan Gabriel Jesus. Menurut mantan pemain Arsenal Jeremie Aliadiere, klub berniat menjual Jesus guna menambah anggaran modal transfer sekaligus menyediakan ruang bagi pemain anyar.
Tuntutan tinggi terhadap posisi penyerang utama diulas secara langsung oleh jajaran kepelatihan tim.
"Saya katakan kepadanya sebelum pertemuan pertama, saya bilang, 'Pemain nomor sembilan yang saya inginkan adalah pemain nomor sembilan yang ketika dia tidak mencetak gol selama enam atau delapan pertandingan, dia bisa menghadapinya. Jika tidak, Anda harus pergi ke tempat lain karena ekspektasi akan selalu ada'," kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Pelatih asal Spanyol tersebut menggarisbawahi pentingnya ketahanan mental saat seorang striker menghadapi masa sulit.
"Jadi, jika Anda mengenakan jersey nomor sembilan untuk Arsenal, Anda harus bisa mengatakan, 'OK, enam pertandingan, jika saya tidak mencetak gol, apakah saya pemain yang berbeda? Apakah saya mulai bersikap dengan cara yang berbeda?' Tidak, saya ingin lebih banyak hal yang sama dari apa yang dia lakukan.
Anda melihat sejarah para pemain nomor sembilan. Anda akan mengalami momen-momen seperti ini. Dia membawa begitu banyak hal untuk tim.
Dia menciptakan ruang dan solusi bagi banyak pemain di sekitarnya. Dan dengan bakat yang kami miliki di dalam tim, saya yakin semua orang, termasuk dia, akan mendapat manfaat dari itu," kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Sorotan terhadap kinerja Gyokeres di lapangan juga disampaikan oleh pengamat sepak bola.
"Saya melihat Gyokeres, para pemain Arsenal tidak memercayainya. Mereka tidak pernah mengoper bola kepadanya, Anda perhatikan dia, lain kali dia bergerak mendekat mereka berkata 'tidak'," kata Paul Merson, Mantan Pemain Arsenal.
Perbedaan respons antarpenyerang saat tampil di pertandingan turut menjadi perhatian utama dalam penilaian tersebut.
"Jika Anda meihatnya, Anda akan terkejut, lalu ketika [Gabriel] Jesus masuk, mereka terus memberikannya bola sepanjang waktu. Itulah yang saya lihat ketika saya menonton pertandingan. Dia [Gyokeres] bergerak mendekat dan mereka tidak pernah memberikannya bola.
Dia juga melakukan beberapa pergerakan yang bagus. Dia rendah [percaya diri] saat ini tetapi saya pikir mereka tidak memercayainya sama sekali," kata Paul Merson, Mantan Pemain Arsenal.
Pandangan berbeda disampaikan oleh internal tim yang membela etos kerja sang penyerang Swedia.
"Gyokeres adalah seekor binatang, seekor binatang buas. Berlatih dengannya membantu para pemain bertahan berkembang. Ada pemain-pemain hebat di [klub sebelumnya] Valencia, tetapi berlatih dengan pemain tingkat tinggi seperti itu adalah sebuah lompatan besar ke depan," kata Cristhian Mosquera, Bek Arsenal.
Bursa transfer musim panas akan ditutup pada 1 September, sementara Arsenal dijadwalkan melakoni laga pembuka liga melawan Coventry pada 21 Agustus.