Cruz Azul Tekuk Pumas 2-1 dan Raih Gelar Clausura 2026
Klub sepak bola Cruz Azul berhasil menundukkan Pumas dengan skor 2-1 pada pertandingan leg kedua final turnamen Clausura di Stadion Olimpico Universitario, Minggu waktu setempat, untuk mengamankan gelar kesepuluh mereka di Liga MX.
Kemenangan dramatis ini ditentukan lewat gol Rodolfo Rotondi pada menit kelima masa perpanjangan waktu babak kedua, setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pertandingan leg pertama.
Pumas sempat memimpin terlebih dahulu lewat tembakan Robert Morales dari luar kotak penalti pada menit ke-31 yang gagal diantisipasi oleh bek Hiram Mier.
Namun, kedudukan menjadi imbang 1-1 setelah bek Pumas asal Spanyol, Ruben Duarte, melakukan gol bunuh diri pada menit ke-54 akibat bola halauan Alvaro Angulo yang mengenai dadanya.
Sebelum gol penentu tercipta, Pumas harus bermain dengan 10 orang karena Uriel Antuna menerima kartu merah, disusul pengusiran Angel Rico yang membuat tim tuan rumah mengakhiri laga dengan sembilan pemain.
Gelar ini menjadi trofi liga pertama bagi Cruz Azul dalam lima tahun terakhir setelah penantian sejak Clausura 2021.
"Sabe a revancha. No es fácil estar compitiendo tanto tiempo a tope, y, mientras más cerca estás y no lo conseguís, es como que la vara queda alta y tienes que ir por más, ir por más. Y dos años y medio intentándolo, estuvimos cerca y hoy se dio" ujar Rodolfo Rotondi, penyerang Cruz Azul.
Pemain asal Argentina tersebut merujuk pada kegagalan timnya pada final Clausura 2024 saat mereka dikalahkan oleh klub America sebelum akhirnya mampu bangkit tahun ini.
"Hoy lo merecimos. Desde el primer minuto salimos a buscarlo, no nos metimos atrás, salimos en búsqueda de salir a ganar el partido, con lo que nos identifica, con lo que fuimos a lo largo del año… Momentos buenos, momentos malos, pero nunca dejamos de insistir" kata Gonzalo Piovi, bek Cruz Azul.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan historis Cruz Azul dari Pumas pada final musim 1980-1981 di stadion yang sama.
Di luar stadion, Sekretariat Keamanan Warga Kota Meksiko mengerahkan lebih dari 3.000 personel polisi untuk mengamankan jalannya pertandingan final di Stadion Olimpico Universitario.
Aparat keamanan juga memasang pagar besi dan bersiaga di sekitar monumen El Angel de la Independencia guna mengantisipasi kerumunan suporter yang merayakan hasil pertandingan tersebut.