Air Mancur Roboh di Spanyol Tewaskan Satu Remaja
Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang remaja dan melukai beberapa orang lainnya setelah sebuah struktur air mancur roboh di area Ciudad Rodrigo, wilayah barat Spanyol, pada Senin (20/7/2026) dini hari waktu setempat. Peristiwa ini terjadi di tengah kegembiraan masyarakat yang sedang merayakan kemenangan tim nasional Spanyol atas Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP.
Reruntuhan dari bangunan yang runtuh tersebut langsung menimpa kerumunan orang yang berada di sekitarnya. Berdasarkan laporan dari otoritas setempat dan media lokal, korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai seorang anak laki-laki yang masih berusia 13 tahun akibat tertimpa puing-puing bangunan.
Pemerintah setempat segera memberikan respons resmi melalui akun media sosial mereka terkait musibah yang terjadi di tengah euforia sepak bola tersebut.
"Pemerintah kota Ciudad Rodrigo menyampaikan duka cita dan belasungkawa atas meninggalnya seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun," demikian pernyataan pemerintah Ciudad Rodrigo via Facebook.
Pihak berwenang menyesalkan bagaimana perayaan nasional ini bisa berujung pada kedukaan yang mendalam bagi warga kota.
"Peristiwa yang seharusnya menjadi momen perayaan bagi tim Spanyol di Piala Dunia sepak bola justru berubah menjadi tragedi," sebut pernyataan tersebut.
Meskipun mengonfirmasi adanya korban jiwa, pihak pemerintah kota tidak merinci lebih jauh mengenai total jumlah warga yang mengalami cedera. Di sisi lain, petugas penyelamat bergerak cepat setelah menerima panggilan darurat dari lokasi kejadian.
"Beberapa menit setelah pukul 00.30 waktu setempat, layanan penyelamatan menerima laporan mengenai sebuah air mancur yang roboh menimpa sejumlah orang," sebut otoritas layanan darurat setempat dalam pernyataan via media sosial X.
Akibat kejadian tersebut, beberapa warga termasuk satu remaja lain dilaporkan mengalami luka-luka. Hingga saat ini, investigasi resmi mengenai penyebab pasti runtuhnya fasilitas publik itu masih belum dirilis oleh kepolisian atau otoritas terkait Spanyol, namun laporan media lokal menduga insiden dipicu oleh kelebihan muatan karena banyaknya warga yang memanjat air mancur tersebut.