Kementan Pasok 7.000 Pompa Air Jaga Produktivitas Pangan Jawa Tengah

Share

Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan bantuan total 7.000 unit pompa air ke Jawa Tengah guna mempertahankan produktivitas padi dari ancaman kemarau panjang. Dilansir dari Detikcom, kepastian penambahan pasokan irigasi tersebut disampaikan dalam acara groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terpadu PT Global Dairi Bersama di Kabupaten Brebes pada Senin (20/7/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi atas performa sektor pertanian di wilayah tersebut. Kementan berkomitmen mendukung penuh pemenuhan alat pertanian, bibit jagung, hingga benih padi agar pasokan pangan di lumbung nasional tetap aman.

"Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini hebat, penopang pangan Indonesia. Beliau itu rajin sekali. Saya lihat kerja beliau itu, Jawa Tengah penghasil beras nomor dua sekarang," kata Amran dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Pemerintah pusat merespons cepat kendala kekeringan dengan melipatgandakan bantuan sarana pengairan. Amran menegaskan pemenuhan kebutuhan pengairan menjadi prioritas utama demi menjaga capaian swasembada yang sudah diakui dunia.

"Pompa dan irpom (irigasi perpompaan), bantu semuanya. Jangan sampai petani Jateng kekurangan pompa dan kekurangan air. Kemarin sudah ada dua ribu pompa itu sudah sampai belum, nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang (total) tujuh ribu dulu," katanya saat menanggapi Ahmad Luthfi yang sudah bersurat kepada Kementan terkait kebutuhan pompa air.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya telah memaparkan capaian produksi wilayahnya yang sangat signifikan terhadap kebutuhan domestik. Pemerintah daerah kini ditargetkan meningkatkan performa produksi secara berkelanjutan.

"Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional, sehingga lahan pertaniannya harus kita pertahaman," katanya.

Untuk mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur sejak 9 Juni 2026 guna memperkuat kesiapsiagaan daerah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), belasan wilayah kabupaten dan kota di Jawa Tengah kini telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author