Pertahanan Spanyol Redam Performa Lionel Messi pada Final Piala Dunia 2026
Rapatnya barisan pertahanan Tim Nasional Spanyol berhasil membatasi ruang gerak kapten Argentina, Lionel Messi, dalam laga final Piala Dunia 2026 di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026. Kekalahan tipis 0-1 yang dialami La Albiceleste tersebut diiringi dengan catatan performa sang megabintang berusia 39 tahun yang berada di bawah standar terbaiknya sepanjang turnamen. Berdasarkan data yang dihimpun oleh FotMob, disiplinnya lini belakang skuad La Furia Roja membuat pemain Inter Miami tersebut tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran selama 120 menit laga berjalan.
Satu-satunya peluang tembakan yang diupayakan oleh mantan penyerang Barcelona tersebut bahkan langsung diblok oleh barisan pertahanan lawan sebelum sempat mengancam gawang.
Pengaruh permainan sang kapten di lini tengah juga diredam setelah tercatat hanya menyentuh bola sebanyak 54 kali tanpa sekalipun berhasil melakukan sentuhan di dalam kotak penalti Spanyol. Catatan statistik tersebut memperlihatkan efektivitas strategi bertahan lawan, mengingat sebelum babak final ini digelar, sang kapten merupakan motor serangan utama Argentina dengan torehan delapan gol serta empat umpan matang.
Selain kesulitan menembus pertahanan, sang pemain juga tercatat dua kali kehilangan penguasaan bola dan hanya mampu melepaskan satu kali tekel sukses sepanjang pertandingan. Minimnya kontribusi dari sang kapten berimbas langsung pada kreativitas serangan skuad asuhan Lionel Scaloni yang kesulitan keluar dari tekanan dan gagal menciptakan peluang emas.
Gelar juara dunia akhirnya dipastikan oleh tim Matador melalui gol tunggal yang dicetak oleh Ferran Torres pada babak tambahan waktu, tepatnya di menit ke-106.