IHSG 25 Mei 2026 Dibuka Menguat 0,42 Persen Ikuti Bursa Asia

Share

Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan di zona hijau. Pergerakan indeks saham domestik ini bergerak selaras dengan mayoritas bursa di kawasan Asia yang juga mengalami apresiasi pada pagi hari.

Melansir data dari Bloombergtechnoz pada pukul 09.01 WIB, indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 25,61 poin. Angka ini mencerminkan penguatan sebesar 0,42 persen yang membawa IHSG ke level 6.187.

Optimisme pasar terlihat dari pergerakan mayoritas indeks saham utama di Asia yang langsung melesat sesaat setelah pasar dibuka. IHSG kemudian menyusul tren positif tersebut dengan bergerak di zona hijau sejak menit-menit pertama perdagangan.

Sejumlah bursa saham di Asia yang terpantau menghijau pagi ini antara lain NIKKEI 225 (Jepang), TW Weighted Index (Taiwan), Topix (Jepang), PSEi (Filipina), Straits Times (Singapura), Shanghai Composite (China), CSI 300 (China), dan Shenzhen Comp. (China).

Aktivitas transaksi di BEI menunjukkan volume perdagangan mencapai 1,66 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp796 milar. Frekuensi perdagangan yang tercatat pada awal sesi ini sudah mencapai 99.546 kali.

Kekuatan pasar pagi ini didorong oleh 385 saham yang bergerak menguat. Sementara itu, tercatat masih ada 115 saham yang mengalami pelemahan, dan sebanyak 183 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan posisi.

Proyeksi pergerakan dari sejumlah sekuritas menunjukkan pandangan yang bervariasi. BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG secara teknikal sudah menyentuh area support penting di rentang 5.900 hingga 6.000, sehingga membuka peluang terjadinya technical rebound.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas dengan range support di 6.100 dan resistance pada 6.400,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Fokus investor domestik saat ini masih tertuju pada dinamika regulasi sentralisasi ekspor komoditas strategis. Mekanisme serta implementasi aturan baru ini memicu beragam penafsiran dari berbagai pelaku industri di dalam negeri.

Untuk pilihan saham harian, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beberapa emiten untuk dicermati oleh para pelaku pasar, di antaranya adalah CPIN, HRTA, dan ESSA.

Dari pasar global, Phintraco Sekuritas melaporkan bahwa Bursa Wall Street di Amerika Serikat berhasil ditutup menguat pada sesi sebelumnya. Sentimen positif ini dipicu oleh adanya sinyal kemajuan dalam proses perdamaian konflik di Timur Tengah.

Penurunan harga minyak dunia juga ikut menjadi faktor pendorong pasar modal. Kabar mengenai negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait potensi penyelesaian konflik dinilai mampu meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap ancaman inflasi global.

Kondisi ini semakin diperkuat oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa sebuah kesepakatan tengah disusun untuk membuka kembali Selat Hormuz. Media Pemerintah Iran bahkan mengabarkan puluhan kapal telah melintas di bawah pengawasan mereka.

“Perkembangan seputar kesepakatan AS-Iran dan dampaknya terhadap harga minyak, masih akan berpengaruh terhadap pasar global,” mengutip paparan Phintraco.

Phintraco Sekuritas merilis daftar saham pilihan atau top picks untuk perdagangan hari ini yang meliputi UNVR, BBRI, ESSA, WIFI, MBMA, dan ADRO.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia melihat penguatan Wall Street yang didorong ekspektasi damai AS-Iran serta kenaikan harga komoditas akan menjadi stimulus positif bagi pergerakan indeks domestik.

Kendati demikian, pasar masih dibayangi sentimen negatif akibat bantahan isu penundaan Badan Ekspor Tunggal ke awal tahun. Tekanan lain juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah serta berlanjutnya aksi jual bersih oleh investor asing.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.060–5.960 dan resistance 6.265–6.365,” tulis riset CGS International.

Adapun beberapa saham pilihan dari CGS International Sekuritas Indonesia yang direkomendasikan untuk perdagangan kali ini meliputi EXCL, MYOR, HRTA, CPIN, MAPI, dan TINS.

Analisis dari Panin Sekuritas memproyeksikan hal yang berbeda, di mana IHSG diperkirakan memiliki peluang kuat untuk melanjutkan penguatan sepanjang hari ini. Sentimen utamanya berasal dari rencana pembukaan Selat Hormuz dan stabilisasi rupiah.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.

Panin Sekuritas juga memandang ruang koreksi bagi indeks saham domestik saat ini sudah relatif terbatas. Beberapa emiten yang menjadi saham pilihan harian dari sekuritas ini adalah IMPC, NCKL, dan PTRO.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author