Hong Kong Lanjutkan Program Restoran Ramah Anjing

Share

Pemerintah Hong Kong tetap melanjutkan skema baru restoran ramah anjing pada Minggu, 19 Juli 2026, meskipun menghadapi penolakan publik dan mundurnya belasan restoran yang berpartisipasi.

Langkah penegasan ini diambil sebagai respons atas polemik di media sosial mengenai perilaku pemilik hewan peliharaan di tempat makan. Menteri Lingkungan dan Ekologi Hong Kong menyatakan bahwa situasi saat ini merupakan bagian dari periode penyesuaian awal.

Otoritas terkait dilaporkan telah menyetujui permohonan dari 11 restoran yang memilih mundur dari program sukarela tersebut. Skema restoran ramah anjing ini sebelumnya baru resmi diberlakukan pada 9 Juli 2026.

Untuk mengatasi pelanggaran aturan, pemerintah akan mengintensifkan inspeksi serta edukasi publik guna meminimalkan ketidakpatuhan dari para pengunjung yang membawa hewan peliharaan.

"Photos posted by internet users are not fake. These things must have happened, but they are not widespread," ujar Tse Chin-wan, Sekretaris Lingkungan dan Ekologi Hong Kong.

Pernyataan tersebut menanggapi foto-foto viral yang beredar di internet, seperti anjing yang diberi makan menggunakan peralatan makan restoran atau ditempatkan di atas meja makan. Insiden ini memicu perdebatan sengit antara pemilik hewan peliharaan dan pelanggan reguler.

"We hope that through inspections and education, non-compliant and inappropriate behaviour will gradually disappear during this adjustment period," kata Tse Chin-wan.

Pemerintah Hong Kong berharap pengetatan pengawasan ini dapat menghilangkan perilaku tidak patuh secara bertahap selama masa transisi kebijakan, seperti yang dilansir dari South China Morning Post.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author