Argentina Hadapi Spanyol pada Final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Share

Tim nasional Argentina akan menghadapi tim nasional Spanyol dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Laga penentu ini mempertemukan juara bertahan dengan juara Eropa demi memperebutkan trofi sepak bola tertinggi dunia.

Dilansir dari CBS Sports, Argentina melaju ke final setelah melakukan kebangkitan dramatis di babak semifinal untuk mengalahkan Inggris dengan skor 2-1. Gol kemenangan krusial tersebut dicetak oleh penyerang Lautaro Martinez menjelang akhir pertandingan.

Pertandingan final ini akan dipimpin oleh wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, yang didampingi rekan senegaranya Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, serta Adham Makhadmeh dari Yordania sebagai wasit keempat. Penunjukan Vincic memicu kekhawatiran bagi pendukung Argentina karena ia merupakan wasit yang memimpin laga saat rekor 36 kemenangan beruntun Argentina dihentikan oleh Arab Saudi dengan skor 2-1 pada Piala Dunia 2022 lalu, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

"Jadi, pertama-tama, saya terkejut. Kemudian bahagia. Saya gemetar, jadi ini kehormatan luar biasa untuk memimpin final Piala Dunia," kata Vincic, yang dikutip dari unggahan media sosial FIFA.

Vincic menambahkan perasaan bangganya setelah terpilih memimpin laga besar tersebut.

"Ini adalah sesuatu yang … hanya mimpi bagi seorang wasit, bagi seorang wasit muda ketika mereka memulai. Jadi, saya sangat bangga, sangat bangga pada diri saya sendiri, tim saya," tutur Vincic.

Di kubu Argentina, kapten tim Lionel Messi menjadi figur menonjol dengan torehan delapan gol dan empat asis sepanjang turnamen. Meskipun tidak mencetak gol dalam dua laga fase gugur terakhir, pemain berusia 39 tahun tersebut tetap berkontribusi lewat sumbangan tiga asis bagi tim asuhan Lionel Scaloni.

Mantan gelandang tim nasional Jerman, Toni Kroos, menilai Spanyol akan menjadi tim favorit juara apabila mereka mampu mempertahankan performa konsisten seperti laga-laga sebelumnya, sebagaimana dilaporkan Goal.com.

"Jika mereka menampilkan performa seperti itu di lapangan lagi pada pertandingan final, mereka akan menjadi favorit dan memenangkan pertandingan," kata Kroos dalam podcast TikTok pribadinya.

Kroos juga memperingatkan skuad Argentina mengenai bahaya membiarkan Spanyol mengendalikan jalannya permainan.

"Jika tim seperti Spanyol bisa bermain saat unggul, Anda tidak akan ingin menghadapi mereka," ucap Kroos.

Mantan pemain Real Madrid tersebut menambahkan prediksi mengenai potensi jalannya laga jika terjadi gol cepat.

"Jika Spanyol mencetak gol pertama, pertandingan akan berakhir. Setelah itu, mereka mungkin bisa mencetak tiga atau empat gol lagi," tutur Kroos.

Di sisi lain, adik kandung Toni Kroos, Felix Kroos, turut memberikan pandangannya mengenai perbedaan karakteristik yang sangat kontras di antara kedua finalis tersebut.

"Kami memiliki tim yang sangat emosional, dengan air mata di mata mereka (karena antusiasme) dan busa keluar dari mulut mereka—mereka adalah Argentina. Di sisi lain, ada Spanyol dengan objektivitas mereka yang sempurna," kata Felix Kroos.

Kondisi ini menambah ketegangan taktis menjelang laga, di mana Argentina juga diprediksi akan menerapkan permainan fisik yang ketat melalui Enzo Fernandez dan Leandro Paredes untuk meredam tempo operan metronom Spanyol, Rodri.

Sorotan terhadap ketangguhan Argentina di bawah kepemimpinan Messi juga datang dari dunia bola basket internasional, di mana pebasket NBA Stephen Curry turut menjagokan perwakilan Amerika Selatan tersebut.

"Siapa yang akan menang hari Minggu? Sulit untuk melawan Messi! Seperti takdir ada di tangan mereka. Hari Minggu (Senin dini hari) akan menyenangkan," kata Curry seperti dikabarkan oleh Sportskeeda via detikcom.

Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Argentina untuk menyamai rekor Italia dan Brasil yang mampu mempertahankan gelar juara secara beruntun (back-to-back), sedangkan Spanyol yang diasuh Luis de la Fuente berambisi merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author