Bandar Narkoba Pekanbaru Serang Polisi Menggunakan Cutter

Share

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap seorang pria berinisial SD yang diduga menjadi bandar narkoba di Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Aparat kepolisian terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas akibat melakukan perlawanan saat proses penangkapan.

Tindakan penegakan hukum ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba yang kerap dilakukan oleh tersangka. Petugas kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan melalui strategi penyamaran atau undercover buy di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Kamis (16/7) malam, seperti dilansir dari Detikcom.

Tersangka SD tiba di lokasi yang disepakati bersama seorang rekannya sekitar pukul 22.10 WIB. Ketika personel kepolisian berupaya menyergap, kedua pelaku langsung memberikan perlawanan sengit.

"Salah seorang pelaku menyerang personel opsnal Subdit II menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira dalam keterangannya, Sabtu (18/7/1016).

Anggota polisi lain yang berada di area tersebut segera memberikan bantuan. Tindakan tegas dan terukur akhirnya diambil oleh petugas untuk melumpuhkan pelaku karena situasinya dinilai telah mengancam keselamatan jiwa aparat di lapangan.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 50 butir pil ekstasi dengan beragam warna serta merek yang disimpan dalam wadah kotak obat. Polisi juga menyita satu bilah pisau cutter yang dipakai untuk menyerang petugas serta dua unit telepon seluler.

Satu pelaku lain dalam kasus ini berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian dan saat ini dalam proses pengejaran oleh petugas. Di sisi lain, anggota Ditresnarkoba Polda Riau yang menderita luka sabetan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author