Spanyol dan Argentina Berjumpa di Final Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Spanyol dijadwalkan menantang Argentina pada babak final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini mempertemukan Spanyol sebagai juara Piala Eropa 2024 dan Argentina selaku pemenang Copa America.

Pertemuan kedua tim di laga puncak ini mencatatkan sejarah baru dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia. Berdasarkan data dari jaringan Opta, momen ini menjadi kali pertama sepanjang sejarah Piala Dunia di mana partai final mempertemukan juara bertahan Piala Eropa dan Copa America.

Argentina mengamankan tiket final setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris pada Kamis, 16 Juli 2026 dini hari WIB. Sempat tertinggal akibat gol Anthony Gordon, Albiceleste membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di enam menit terakhir laga.

Sehari sebelumnya, Spanyol melaju ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 di Stadion Dallas, Arlington, Texas pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Gol kemenangan La Furia Roja dicetak melalui skema serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Pedro Porro pada menit ke-58.

Bek kanan Spanyol, Pedro Porro, melakukan selebrasi emosional dengan meniru gerakan duduk sambil mengangkat tinju ke udara demi memberikan penghormatan bagi putranya, Pedrito, yang sedang demam di hotel bersama sang nenek.

"Ibu saya tidak bisa datang ke stadion karena si kecil sedang demam," ungkap Porro.

Pedro Porro kemudian menjelaskan situasi putranya yang masih balita tersebut dan menyatakan bahwa lambaian serta gerakan tinjunya di lapangan memang ditujukan khusus untuk sang anak.

"Itu hal yang normal bagi balita, mungkin karena tumbuh gigi atau fase pertumbuhan lainnya. Namun, saya memutuskan agar dia tetap tinggal di hotel saja. Semuanya baik-baik saja, saya mengirimkan lambaian kecil dan gerakan tinju itu untuknya dari lapangan. Semoga besok dia sudah merasa lebih baik," tambahnya.

Pemain berusia 26 tahun tersebut juga mendedikasikan kemenangan penting ini untuk seluruh elemen tim, staf kepelatihan, serta seluruh keluarga pemain yang telah memberikan dukungan penuh selama turnamen berlangsung.

"Kemenangan ini milik kami ber-26, seluruh staf pelatih, dan semua orang yang mendukung kami dari rumah. Tidak mudah bagi keluarga pemain yang telah menempuh perjalanan sejauh ini, jadi kemenangan ini saya dedikasikan penuh untuk mereka semua," pungkas Porro.

Keberhasilan menembus final ini sekaligus membawa Spanyol menyamai rekor fantastis milik Italia dengan catatan 37 laga beruntun tidak terkalahkan di kancah Eropa. Selain itu, kiper Unai Simon juga mengukir sejarah sebagai penjaga gawang pria pertama yang membukukan enam clean sheet dalam satu edisi Piala Dunia.

Laga final ini sekaligus menjadi pengganti duel Finalissima 2026 yang sedianya digelar pada 27 Maret tahun ini di Stadion Lusail, Qatar. Pertandingan perebutan trofi antarkonfederasi tersebut sebelumnya terpaksa dibatalkan oleh FIFA akibat gejolak keamanan yang terjadi di wilayah Timur Tengah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author