Aung San Suu Kyi Misterius, Publik Tuntut Bukti Masih Hidup

Share

Keberadaan mantan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, hingga kini masih diselimuti misteri dan memicu tanda tanya besar dari berbagai pihak internasional. Perempuan berusia 81 tahun tersebut terakhir kali terlihat di depan publik saat menghadiri persidangan pada akhir tahun 2022 silam. Keluarga, diplomat asing, dan para pemimpin regional ASEAN kini ramai-ramai menuntut kepastian bahwa peraih Nobel Perdamaian tersebut masih hidup, seperti dilansir dari Detikcom.

Otoritas junta militer Myanmar berulang kali menolak permohonan untuk menemui tahanan politik paling berpengaruh di negara tersebut.

Penolakan ini tetap terjadi meski sebelumnya pihak militer sempat mengeklaim telah memindahkan status penahanan Suu Kyi menjadi tahanan rumah pada awal tahun ini. Kondisi yang serbaterutup ini memicu spekulasi liar, bahkan media asing terkemuka sampai mengulas kemungkinan bahwa tokoh demokrasi tersebut telah meninggal dunia.

Suu Kyi tercatat tidak pernah lagi muncul di publik pasca-selesainya seluruh rangkaian persidangan kasusnya pada akhir tahun 2022 pascakudeta militer 2021. Putra bungsu Suu Kyi, Kim Aris, terus melakukan perjalanan ke berbagai negara guna mendesak junta militer agar segera memberikan bukti fisik ibunya masih hidup.

Kim Aris mengungkapkan bahwa tim kuasa hukum sang ibu bahkan sama sekali tidak diberikan akses untuk melakukan pertemuan formal. Junta militer Myanmar berdalih pemindahan dari penjara ke tahanan rumah sudah dilakukan sejak April lalu, namun akses bagi diplomat asing tetap ditutup rapat. Sebuah foto yang baru-baru ini beredar dan diklaim sebagai sosok Suu Kyi justru diragukan keasliannya oleh banyak pihak.

Ketiadaan informasi independen mengenai kondisi fisik dan mental Suu Kyi terus memperkuat kecurigaan terkait memburuknya kesehatan sang tokoh.

Pemimpin junta militer, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, dilaporkan bereaksi keras saat ditanya mengenai kondisi Suu Kyi oleh sejumlah pemimpin dunia. Pertanyaan tersebut sempat dilontarkan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi hingga utusan khusus PBB Julie Bishop dalam beberapa kesempatan. Sebagian pengamat khawatir Suu Kyi tengah mengalami sakit parah atau telah wafat, sementara yang lain meyakini ia berada di bawah isolasi yang sangat ketat.

PBB bersama pemerintah negara-negara di kawasan terus menekan militer Myanmar agar segera membuka akses komunikasi dengan Suu Kyi demi memperbaiki citra diplomatik mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author