Polisi Prancis Tangkap Dua Terduga Pembakar Hutan Fontainebleau

Share

Kepolisian Prancis mengamankan dua orang terduga pelaku pembakaran yang memicu kebakaran hebat di kawasan hutan bersejarah Fontainebleau, sebelah tenggara Paris, pada Senin (13/7/2026). Peristiwa yang menghanguskan sekitar 1.300 hektare lahan ini terjadi di tengah gelombang panas yang melanda wilayah tersebut, seperti dilansir dari Detikcom.

Kebakaran yang bermula sejak Minggu (12/7/2026) ini berdampak signifikan pada aktivitas publik. Selain memaksa evakuasi 1.000 warga di sekitar cagar biosfer UNESCO tersebut, kobaran api juga mengganggu operasional kereta api serta arus lalu lintas jalan raya pada liburan akhir pekan.

Upaya pemadaman terus dilakukan oleh ratusan petugas menggunakan armada darat dan udara. Sebanyak 600 personel pemadam dikerahkan secara bergantian untuk menjinakkan api yang menjalar cepat.

"Terdapat sekitar 10 titik awal api dalam radius 1.000 meter, yang mengindikasikan bahwa kebakaran itu mungkin saja disengaja," kata Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez.

Pihak berwenang langsung melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dalang di balik bencana ini. Nunez mengonfirmasi bahwa salah satu tersangka yang ditangkap merupakan pemuda berusia 18 tahun dengan rekam jejak kriminal, yang kedapatan membawa pemantik api saat ditangkap.

"Api masih terus menjalar," tambah Laurent Nunez mengenai kendala yang dihadapi petugas akibat cuaca buruk pada Senin malam.

Presiden Prancis Emmanuel Macron turut memberikan perhatian khusus terhadap bencana ini melalui pernyataan resminya. Pemerintah memastikan seluruh instansi terkait dikerahkan penuh untuk menangani situasi darurat di lapangan.

"kebakaran hutan yang sangat besar" kata Presiden Prancis, Emmanuel Macron dalam pernyataannya di media sosial X.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author