Polda Metro Jaya Geledah 12 Lokasi Kasus Korupsi TPPU
Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi yang diduga terkait kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta suap, dilansir dari Bloomberg Technoz pada Sabtu (11/7/2026). Pihak kepolisian turut menyita 16 paket uang asing senilai Rp7,2 miliar dari sebuah tempat penukaran uang, di mana seluruh barang bukti tersebut kini telah dibawa ke Polda Metro Jaya. Bersamaan dengan rangkaian penggeledahan tersebut, pengamanan ketat oleh TNI dilakukan di kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, pada Rabu (8/7/2026).
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Muhammad Nas memberikan penjelasan mengenai pengamanan di rumah mewah yang terletak di Jalan Radio, Kramat Pela, Jakarta Selatan tersebut.
"Adapun penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," ujar Nas saat dihubungi Bloomberg Technoz, Kamis (09/07/2026). Brigjen TNI Muhammad Nas memastikan bahwa penjagaan ketat dari personel TNI di kediaman Febrie tidak berhubungan dengan isu lain yang berkembang, termasuk penggeledahan polisi di Cafe de’Clan Signatur, Cilandak, Jakarta Selatan.
Sosok Febrie Adriansyah kini menjadi perhatian publik karena rekam jejak panjangnya di Korps Adhyaksa sejak memulai karier sebagai jaksa pada tahun 1996 di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci, Jambi. Pria kelahiran Jakarta, 19 Februari 1968 ini tercatat pernah menduduki posisi strategis seperti Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Juli 2021.
Sebelum menjabat sebagai Jampidsus, Febrie dipercaya menjadi Direktur Penyidikan pada Jampidsus sejak 5 Januari 2022 dan terlibat dalam penanganan perkara korupsi besar seperti kasus PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.