Sony Batalkan Proyek PlayStation Pulga Berisi Emulator PS1
Sony dikenal sebagai salah satu raksasa yang masih kokoh berdiri di industri video game global. Perusahaan asal Jepang ini telah melahirkan berbagai produk ikonik, mulai dari perangkat keras konsol hingga deretan judul game populer. Seperti dilansir dari Gamebrott, Sony ternyata pernah mengembangkan proyek rahasia berupa kontroler DualShock yang memiliki emulator PS1 di dalamnya.
Perangkat unik tersebut sayangnya berujung pada pembatalan produksi. Kabar mengenai keberadaan perangkat ini terungkap pada 2 Juli 2026 melalui kanal YouTube The Retro Collective. Mereka merilis sesi bincang-bincang bersama Brian Watson, seorang pengembang veteran yang telah berkarier selama lebih dari 40 tahun di industri game.
Sepanjang kariernya, Brian Watson sering bekerja sama dengan perusahaan besar termasuk Sony. Ia terlibat dalam beberapa proyek penting seperti pengembangan emulator PS2 di konsol PS3, PlayStation VR, hingga game MMOFPS berjudul MAG.
Pada akhir sesi wawancara tersebut, Brian Watson menunjukkan sebuah kontroler DualShock yang sekilas terlihat biasa. Namun, ia mengungkapkan bahwa di dalam kontroler tersebut sudah tertanam sistem konsol PS1 fungsional. Perangkat keras portabel ini diberi nama PlayStation Pulga. Nama tersebut diambil dari bahasa Portugis yang memiliki arti "kutu" karena ukurannya yang sangat kecil.
Brian Watson menjelaskan bahwa PlayStation Pulga dirancang sebagai perangkat terintegrasi yang mengusung konsep pasang dan main. Pengguna cukup menyambungkannya ke televisi tanpa perlu melakukan pengaturan yang rumit. Sistem di dalam kontroler ini sudah memuat 10 judul game yang siap dimainkan secara langsung. Untuk mendukung performanya, Sony menyematkan ruang penyimpanan internal berkapasitas 4 GB.
Dapur pacu perangkat ini mengandalkan chip TIMP 3530 yang dikombinasikan dengan prosesor ARM berkecepatan sekitar 650 MHz. PlayStation Pulga juga dirancang tanpa memerlukan kabel daya eksternal karena beroperasi penuh menggunakan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 20 jam penggunaan.
Alasan Pembatalan Proyek Khusus Pasar Brasil
PlayStation Pulga ternyata sengaja dirancang secara eksklusif untuk menyasar pasar negara Brasil dan tidak berniat dijual ke wilayah lain. Proyek ini lahir sebagai respons Sony terhadap regulasi impor ketat di negara tersebut.
Aturan ketat itu memicu maraknya peredaran konsol PS1 secara ilegal di pasar gelap Brasil. Sony kemudian mencoba mengatasi masalah tersebut dengan memproduksi konsol versi portabel secara lokal demi menghindari hambatan impor. Meski purwarupa telah berhasil dibuat, proyek PlayStation Pulga menemui jalan buntu pada proses komersialisasi.
Hambatan utama muncul dari internal tim lisensi Sony yang kesulitan mencapai kesepakatan royalti game. Para pemegang hak cipta dari game yang rencananya akan ditanam di dalam perangkat mematok tarif royalti yang dianggap terlalu tinggi. Karena negosiasi mengenai royalti tidak kunjung menemui titik temu, Sony akhirnya memutuskan untuk menghentikan dan membatalkan seluruh proyek PlayStation Pulga.