Prancis Hadapi Maroko Babak Perempat Final Piala Dunia 2026
Tim nasional Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko dalam perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Boston pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi pembuktian ketangguhan kedua tim yang memiliki catatan performa impresif sepanjang turnamen.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Prancis memiliki keunggulan telak dengan catatan empat kemenangan dan dua kali imbang dalam waktu normal dari enam pertemuan terdahulu melawan Maroko. Skuad asuhan Didier Deschamps melaju ke perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0, sementara Maroko lolos usai mengalahkan Kanada 3-0.
Berdasarkan data sport.detik.com, Prancis dan Argentina menjadi tim paling produktif dengan mengemas 14 gol dan 12 assist dari lima laga, serta baru kebobolan dua kali. Mantan pemain Prancis, Frank Leboeuf, menyatakan keyakinannya terhadap kualitas dan mentalitas Les Bleus saat ini.
"Sangat mengecewakan jika Prancis tidak juara Piala Dunia," cetus Frank Leboeuf, mantan bintang Chelsea dan Marseille.
Leboeuf menambahkan bahwa keunggulan Prancis diakui oleh pihak asing karena sulit dikalahkan. Menurutnya, performa konsisten sejak awal turnamen membuat posisi Les Bleus sangat superior.
"Ketika Anda mengobrol dengan orang asing, apakah mereka itu orang Inggris, Amerika, atau dari negara lain, mereka bilang: 'Ini mustahil. Kita enggak bisa bermain melawan mereka. Mereka itu sulit dikalahkan. Mereka terlalu kuat." kata Frank Leboeuf.
Ia juga menegaskan bahwa satu-satunya penghalang bagi kesuksesan tim nasional Prancis saat ini adalah konsistensi dari dalam skuad mereka sendiri.
"Dibandingkan dengan tim-tim lain, kita jauh lebih superior. Sekarang, satu-satunya musuh timnas Prancis itu adalah diri mereka sendiri. Jika mereka terus bermain seperti yang mereka mainkan sejak awal turnamen, tidak ada yang bisa menyentuh mereka. Mustahil." tutur Frank Leboeuf.
Leboeuf sangat percaya bahwa tim ini memiliki segala persyaratan untuk melangkah jauh hingga meraih trofi juara dunia.
"Mereka punya mentalitas yang tepat, semuanya kualitasnya. Saya percaya tim ini bisa melaju sampai akhir," imbuh Frank Leboeuf.
Di sisi lain, laporan sulteng.antaranews.com menunjukkan Maroko memiliki keunggulan taktis dalam mengalirkan bola dengan mencatatkan 3.126 umpan, mengungguli Prancis yang membuat 2.872 umpan. Singa Atlas di bawah asuhan Mohamed Ouahbi juga unggul dalam intensitas pressing dengan angka 1.150 berbanding 1.076 milik Prancis, didukung oleh stabilitas lini tengah yang dihuni Ayoub Boudaddi dan Neil El Ayanoui.