Biaya Sertifikat Kepemilikan Mobil di Singapura Tembus Rekor Tertinggi

Share

Pemerintah Singapura mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada biaya sistem kuota kendaraan atau Certificate of Entitlement (COE) untuk kepemilikan mobil kecil pada Rabu (8/7/2026). Dilansir dari Detik Finance, pembeli kini harus mengeluarkan biaya hampir US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar hanya demi mendapatkan hak milik kendaraan selama 10 tahun.

Kebijakan ketat ini sengaja diterapkan oleh otoritas setempat guna mengendalikan jumlah populasi kendaraan di jalan raya agar tidak melampaui angka 1 juta unit. Tingginya harga izin tersebut membuat total biaya pembelian satu unit mobil kecil melonjak hingga mencapai 179.888 dolar Singapura atau setara Rp 2,5 miliar jika diakumulasikan dengan harga kendaraan, registrasi, dan pajak.

Nilai tersebut melampaui rata-rata gaji tahunan rumah tangga warga Singapura yang berada di angka 149.352 dolar Singapura, serta jauh di atas harga apartemen kecil bersubsidi pemerintah. Lonjakan permintaan ini juga dipengaruhi oleh pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif di tengah menyusutnya kuota sertifikat yang dilelang.

"permintaan yang tetap kuat, terutama dipicu oleh harga mobil listrik yang semakin kompetitif." kata Jeffrey Siow, Menteri Transportasi Singapura.

Situasi pasar yang kompetitif dengan keterbatasan kuota pelelangan akhirnya mendorong harga izin ini meroket hingga empat kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi Covid-19. Guna menyiasati regulasi ini, sejumlah produsen otomotif global kini mulai memangkas performa mesin model populer mereka agar tetap masuk dalam kategori di bawah 1,6 liter.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author