Sony Rumornya Stop Produksi Game Fisik 2028 Tanpa Beri Tahu Publisher

Share

Rencana Sony untuk menghentikan produksi game fisik mulai tahun 2028 memicu kegemparan di industri video game. Kebijakan ini dikabarkan berdampak luas bagi para pemain, toko retail, pengembang, hingga penerbit game.

Di tengah kontroversi tersebut, beredar kabar burung yang menyebutkan bahwa perusahaan asal Jepang ini tidak memberikan informasi awal kepada para mitra bisnis maupun publisher game mengenai keputusan tersebut.

Dilansir dari Gamebrott, rumor ini pertama kali mencuat melalui laporan yang diperoleh oleh High Chaos Run. Berdasarkan keterangan dari salah satu penerbit game AAA terkemuka, pihak PlayStation disebut tidak memberikan notifikasi terlebih dahulu sebelum rencana penghentian game fisik diumumkan.

Pihak publisher kabarnya baru menyadari potensi kerugian besar setelah mendengar rencana PlayStation untuk tahun 2028 tersebut. Kondisi ini dinilai dapat memicu pemutusan hubungan kerja lebih cepat bagi para pekerja di sektor terkait.

Sumber informasi yang sama juga membeberkan bahwa para mitra bisnis dan kantor regional PlayStation di India sama sekali tidak mengetahui rencana penutupan jalur produksi fisik ini.

Seorang investor anonim mengungkapkan kepada High Chaos Run bahwa investasi kerja sama dengan PlayStation dirasa tidak lagi menjanjikan jika format fisik benar-benar dihapus. Dampak besar ini langsung terasa dalam proses negosiasi investor yang berniat membuka jaringan toko eksklusif PlayStation di India.

Narasumber terkait turut mengklaim bahwa manajemen PlayStation India tidak membagikan informasi ini kepada investor atau rekanan sebelum mencuat ke publik. Bahkan, pihak internal cabang India sendiri mengaku tidak tahu-menahu soal kebijakan pusat tersebut.

Status Informasi Masih Sebatas Klaim Sepihak

Hingga saat ini, kebenaran dari kabar tersebut belum dapat dipastikan secara utuh. Laporan dari High Chaos Run masih bersandar pada pernyataan sumber anonim tanpa disertai bukti otentik, sehingga sifatnya masih berupa klaim sepihak.

Manajemen PlayStation juga belum melayangkan pernyataan resmi atau klarifikasi lebih lanjut mengenai gelombang protes terhadap rencana tahun 2028 mereka.

Meski begitu, dinamika ini memicu kekhawatiran nyata bagi para pelaku usaha yang menggantungkan bisnisnya pada perputaran ekosistem game fisik bersama PlayStation.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author