Indonesia India Kerja Sama Revitalisasi Candi Prambanan

Share

Presiden RI Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan pada Rabu, 8 Juli 2026, untuk memulai kerja sama revitalisasi candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut. Dilansir dari Detikcom, kedua pemimpin negara tiba di lokasi pada pukul 11.45 WIB dan langsung disambut oleh pertunjukan seni tari tradisional Rama Sinta dengan iringan musik gamelan. Kunjungan bertajuk 'World Leaders Journey' ini diisi dengan pemaparan proyek konservasi warisan dunia UNESCO, peresmian prasasti, dokumentasi bersama, serta peninjauan area Candi Nandi dan Candi Siwa menggunakan boogy car.

Implementasi konkret dari kunjungan ini diwujudkan melalui kesepakatan pemugaran jangka panjang yang dijadwalkan berlangsung selama satu dekade penuh.

"Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation" kata kesepakatan resmi untuk program restorasi jangka panjang yang dijadwalkan berjalan dari tahun 2026 hingga 2036 ini. Proyek pemugaran tersebut akan memfokuskan pengerjaan pada lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua yang saat ini kondisinya sebagian besar masih berupa reruntuhan batu.

Restorasi ambisius ini bakal menerapkan pendekatan teknologi modern termasuk survei LiDAR, rekonstruksi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), dokumentasi digital, serta metode arkeologi anastilosis. Kolaborasi kedua negara ditargetkan dapat mencapai hasil maksimal dalam aspek konservasi fisik, dokumentasi ilmiah, peningkatan pengelolaan situs, penguatan kerja sama budaya, hingga transfer keahlian antar-arkeolog.

Candi Prambanan sendiri dibangun pada tahun 856 M oleh Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi, serta telah diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991 dengan total memiliki 240 bangunan candi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author