Persija Jakarta Rombak Skuad Asing Jelang Super League 2026/2027

Share

Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang paling dinantikan performanya dalam kompetisi Super League 2026/2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain mereka.

Langkah pembenahan armada tempur ini dilakukan seiring penunjukan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk menakhodai tim. Seperti dilansir dari Bola, perubahan besar terjadi setelah kepergian arsitek taktik sebelumnya, Mauricio Souza.

Kepindahan Souza diikuti dengan eksodus massal para pilar asing yang membela klub pada musim lalu. Tercatat ada tujuh nama legiun asing yang dipastikan tidak lagi memperkuat Persija Jakarta untuk musim depan.

Para pemain asing yang hengkang tersebut adalah Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, dan Alaaeddine Ajaraie. Sebagai langkah antisipasi, manajemen bergerak cepat mendatangkan amunisi baru.

Hingga saat ini, manajemen Macan Kemayoran telah mengamankan tanda tangan tiga pilar anyar. Mereka adalah Victor Dethan, Denis Kolinger, serta mantan penjaga gawang Bhayangkara FC, Muchamad Aqil Savik.

Aqil Savik yang lahir di Bandung pada 17 Januari 1999 diproyeksikan menjadi opsi tambahan untuk mengawal gawang Persija. Sepanjang musim 2025/2026, kiper berusia 27 tahun ini tampil impresif bersama Bhayangkara FC dengan mencatatkan 30 penampilan, 88 penyelamatan, dan sembilan kali tidak kebobolan.

Statistik performa yang apik tersebut menjadi alasan utama manajemen Persija Jakarta untuk memboyongnya ke ibu kota. Melalui saluran YouTube resmi klub, penjaga gawang bertinggi badan ideal itu menyatakan optimismenya untuk bersaing di jalur juara.

"Saya ingin juara bersama Persija," kata Aqil Savik.

Mantan pemain Persib Bandung ini juga mengungkapkan karakter personal yang menjadi modal utamanya dalam membantu tim meraih prestasi tertinggi di kasta teratas sepak bola Indonesia.

"Saya seorang pekerja keras, disiplin, dan kompetitif," ujar Aqil Savik.

Kiper yang pernah membawa Indonesia meraih peringkat ketiga Piala AFF U-19 pada tahun 2017 dan 2018 ini mengaku tidak pernah menyangka akan mendapat kesempatan membela tim sebesar Persija.

Proses kepindahannya berjalan sangat cepat, di mana ia hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk menerima proposal kontrak dari manajemen setelah dihubungi secara langsung.

"Jujur, belum pernah terlintas di benak saya bakal berkarier di Persija. Tapi setelah ada tawaran dan tahu ke depannya bakal bagaimana, ini tantangan besar. Ini tidak boleh saya lewatkan dalam karier sepak bola profesional saya," ujarnya.

Menyadari besarnya tekanan dari basis pendukung fanatik klub, The Jakmania, Aqil Savik menegaskan komitmennya untuk memberikan performa terbaik dan tidak mengecewakan para suporter setia yang identik dengan warna jingga tersebut.

"Terima kasih untuk sambutan yang luar biasa. Saya tidak sabar untuk segera bermain di depan The Jakmania. Mari kita bersama berjuang demi Persija meraih hasil yang positif," kata Aqil Savik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author