Serie A Pilih Lautaro Martinez dan Nico Paz Jadi Pemain Terbaik

Share

Penyelenggara kompetisi Serie A Italia resmi mengumumkan barisan pemain terbaik untuk setiap posisi pada musim ini menjelang bergulirnya pekan terakhir liga. Pengumuman yang dirilis pada Jumat (22/5/2026) tersebut menempatkan dua pesepak bola asal Argentina, Nico Paz dan Lautaro Martinez, sebagai bagian dari daftar penerima penghargaan.

Gelandang Como, Nico Paz, terpilih sebagai gelandang terbaik setelah mencatatkan 12 gol dan 7 asis dalam 35 pertandingan musim ini. Kontribusi mantan pemain Real Madrid tersebut berhasil membawa tim asuhan Cesc Fabregas mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.

Sementara itu, kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, dinobatkan sebagai penyerang terbaik dengan torehan 17 gol dan 6 asis dari 29 laga. Pemain berjuluk El Toro ini juga membawa Inter Milan mengunci gelar juara liga musim ini sekaligus memuncaki daftar pencetak gol terbanyak.

Pihak penyelenggara juga mengumumkan peraih penghargaan lain seperti Federico Dimarco dari Inter Milan sebagai pemain terbaik keseluruhan (MVP). Posisi penjaga gawang terbaik diraih Mile Svilar dari Roma, bek terbaik diberikan kepada Marco Palestra dari Cagliari, pemain muda terbaik diraih Kenan Yildiz dari Juventus, dan Cristian Chivu terpilih sebagai pelatih terbaik.

Pengumuman penghargaan ini juga diwarnai ketegasan dari pelatih Como, Cesc Fabregas, terkait spekulasi masa depan Nico Paz yang tengah diminati oleh beberapa klub besar Eropa termasuk Inter Milan. Fabregas memberikan tanggapan langsung mengenai situasi transfer sang pemain.

"Sé con seguridad que volverá al Real Madrid o jugará en el Como el año que viene", ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Fabregas menyusul ketertarikan yang sempat ditunjukkan oleh Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, terhadap gelandang muda tim nasional Argentina tersebut.

"Sé que no trabaja para el Madrid ni para el Como, así que tenemos que mostrar respeto", kata Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Fabregas kemudian menambahkan pandangannya mengenai posisi Zanetti dalam dinamika sepak bola profesional sebelum menegaskan status kepemilikan Nico Paz.

"Zanetti fue una persona muy importante en el fútbol, conoce bien la dinámica. Nico Paz no jugará en Inter, el único club que puede decir algo es el Real Madrid", tambah Cesc Fabregas, Pelatih Como.

Persaingan Serie A sendiri akan ditutup melalui pertandingan pekan terakhir pada akhir pekan ini. Inter Milan dijadwalkan bertandang ke markas Bologna pada Sabtu pukul 13.00 waktu Argentina, sedangkan Como yang berada di posisi kelima akan menghadapi Cremonese pada Minggu pukul 15.45 waktu Argentina demi memperebutkan tiket ke Liga Champions.

Kendati demikian, Nico Paz kemungkinan besar harus absen membela Como dalam laga penentu tersebut akibat mengalami cedera lutut kanan. Tim medis tim nasional Argentina bahkan telah melakukan perjalanan ke Italia untuk memeriksa kondisinya mengingat sang pemain masuk dalam daftar awal skuad Lionel Scaloni untuk Piala Dunia 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author