Dokter Ungkap Ciri Nyeri Selangkangan Tanda Hamil

Share

Sinyal kehamilan kerap tidak disadari oleh sebagian perempuan karena gejalanya yang mirip dengan tanda menjelang datangnya bulan. Namun, selain keterlambatan haid, munculnya rasa tidak nyaman di area intim juga dapat menjadi petunjuk awal.

Gejala mengandung sering kali memberikan kejutan bagi perempuan yang baru pertama kali merasakannya. Di samping rasa mual, ketidaknyamanan pada puting, dan pembengkakan kaki, ada indikasi lain yang jarang diketahui berupa nyeri di selangkangan.

Kondisi ini tergolong sering dialami oleh sebagian perempuan meskipun banyak yang tidak menyadarinya, dilansir dari HaiBunda.

Menurut Dr Sonya Brar, seorang dokter kandungan di Mount Sinai Downtown dan Mount Sinai West, ketidaknyamanan ini biasanya ditandai oleh sensasi serupa sengatan listrik di bagian panggul. Fenomena ini dikenal dengan istilah lightning crotch.

"Rasanya seperti nyeri tajam yang menusuk ke dalam vagina atau rektrum, dan hanya berlangsung beberapa detik," ujarnya seperti dikutip dari laman Huffpost.

Sejumlah perempuan menggambarkan rasa sakit tersebut sebagai sensasi yang menyengat, menusuk, serta membakar. Efek ini muncul dan menghilang dengan cepat menyerupai kilatan petir, namun memiliki intensitas yang cukup kuat hingga membuat tubuh seketika membeku.

Umumnya, sensasi mirip sengatan listrik di panggul ini lebih dikenal terjadi pada fase akhir masa mengandung. Hal tersebut dipicu oleh tekanan yang berasal dari perkembangan ukuran, berat, serta pergerakan janin yang semakin aktif.

"Hal ini disebabkan oleh bayi yang turun lebih jauh di panggul, biasanya pada trimester ketiga," jelas Brar.

Ketika janin menendang atau memberikan tekanan pada leher rahim, gerakan tersebut mampu memicu keaktifan saraf di area itu. Rasa nyeri kemudian muncul secara mendadak di selangkangan akibat gerakan meregangkan tubuh, berguling, maupun berputar dari bayi.

Meskipun lebih lumrah dijumpai pada masa akhir kehamilan akibat beban janin, gejala khas ini terkadang sudah mulai muncul sejak fase awal kehamilan secara acak.

Kemunculan rasa tidak nyaman ini dapat terjadi kapan saja, baik saat sedang beraktivitas, berdiri, maupun ketika beristirahat. Tingkat keparahannya sangat bergantung pada orientasi posisi dan dimensi ukuran dari janin di dalam rahim.

Walaupun menimbulkan rasa yang kurang nyaman, indikasi medis ini bukan merupakan suatu hal yang harus dikhawatirkan secara berlebihan. Sifat dari gangguan ini hanya berlangsung singkat dan memiliki karakteristik berbeda dengan kontraksi rahim.

"Rasanya seperti tersengat listrik di selangkangan bukanlah indikasi adanya masalah. Jika terjadi kram yang menyakitkan, perdarahan, atau keluarnya cairan vagina bersamaan dengan rasa sakit, maka disarankan untuk mencari pertolongan medis," tambah Brar.

Rasa tidak nyaman pada panggul ini datang secara tiba-tiba dan lenyap dalam waktu singkat. Pola tersebut berbeda dengan kontraksi persalinan yang biasanya berkembang secara bertahap dan memiliki interval waktu yang teratur.

Cara Meredakan Nyeri Selangkangan Saat Hamil

Para ibu tidak perlu merasa cemas karena fenomena ini merupakan bagian yang sepenuhnya normal di masa mengandung.

"Mengurangi tekanan pada dasar panggul akan membantu. Gunakan korset perut jika Bunda perlu untuk terus berdiri atau berjalan," saran Brar.

Pemakaian korset kehamilan dinilai efektif oleh sebagian perempuan guna meminimalkan tekanan pada area panggul. Selain itu, melakukan perpindahan posisi tubuh secara perlahan dan hati-hati juga dapat menekan frekuensi kemunculan rasa sakit.

Langkah penanganan lainnya yang dapat diterapkan untuk meminimalkan ketidaknyamanan ini meliputi pelaksanaan olahraga secara rutin serta pemanfaatan layanan pijat khusus prenatal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author