Kolombia Tumbangkan Ghana untuk Segel Tiket Babak 16 Besar

Share

Tim nasional Kolombia berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ghana dengan skor tipis 1-0 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat, pada Jumat, 3 Juli 2026 waktu setempat. Gol semata wayang dalam pertandingan babak 32 besar ini dicetak oleh Jhon Arias pada menit ke-14 memanfaatkan umpan silang mendatar dari Luis Javier Suarez yang masuk menggantikan Jhon Cordoba akibat cedera. Berdasarkan data statistik Sofascore, skuad asuhan Nestor Lorenzo tampil sangat dominan dengan menguasai 61 persen penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan, sementara Ghana gagal mencatat satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Kiper Ghana, Lawrence Ati Zigi, tampil luar biasa dengan melakukan tujuh penyelamatan penting di dalam area penalti sehingga terpilih menjadi pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Dengan hasil positif ini, Kolombia resmi menyusul langkah tim sesama Amerika Selatan seperti Argentina, Brasil, dan Paraguay untuk berlaga di babak perdelapan final menghadapi Swiss di Vancouver. "La verdad es que hicieron un partidazo los muchachos" puji Néstor Lorenzo, Pelatih Kolombia dilansir dari noticiascaracol.com.

Lorenzo menambahkan bahwa timnya sempat sedikit tertekan di lini belakang namun memiliki enam sampai tujuh kesempatan emas untuk menyudahi perlawanan musuh secara mutlak. "Él vive del gol. Es normal (fallar), pero ya se le va a abrir el arco y las va a empezar a meter todas… ¡Esperemos!" kata Néstor Lorenzo menanggapi performa Luis Diaz yang gagal mengonversi peluang.

Sang pelatih juga memuji kualitas para pemain Afrika saat diwawancarai oleh EFE sebelum pertandingan dilangsungkan. "Yo sé que es un elogio de parte del profesor De la Fuente, se lo agradezco, pero prefiero no estar en ese lugar de favorito" jawab Néstor Lorenzo terkait pujian dari pelatih Spanyol. Meskipun demikian, ia tetap menyadari beban berat yang dipikul timnya karena ekspektasi publik yang begitu tinggi di turnamen ini.

"Salvo con Portugal, en los otros partidos, incluso en los amistosos previos, nos decían que éramos los favoritos, y el equipo ha aprendido a jugar con ese peso" ungkap Néstor Lorenzo.

Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan performa secara konstan demi memenuhi target utama tim nasional Kolombia. "Esperemos seguir creciendo porque todavía no nos alcanza para lograr lo que buscamos" aku Néstor Lorenzo. Selain sang pelatih, gelandang muda Gustavo Puerta turut memberikan pandangannya mengenai dedikasi luar biasa rekan-rekan setimnya di atas lapangan hijau.

"Es un sueño hecho realidad, partido a partido hemos demostrado que es un equipo que juega con el corazón, con el alma, en cada pelota vamos como si fuera la última" tutur Gustavo Puerta.

Pemain asal klub Racing de Santander ini menyatakan bahwa segenap tim akan merayakan kemenangan bersama keluarga terlebih dahulu sebelum fokus menghadapi tantangan dari Swiss. "Ahora, esta noche, toca celebrar con nuestra familia y mañana ya pensar en ellos" jelas Gustavo Puerta.

Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh suporter setia Kolombia yang selalu hadir memberikan dukungan moral secara langsung. "Sólo quedan palabras de agradecimiento por todo el apoyo que nos da a donde vamos. Que nos sigan apoyando que ellos son fundamentales para nosotros" ucap Gustavo Puerta.

Sebelum jalannya laga, penyerang Jhon Cordoba sempat mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terbuai dengan status unggulan demi menjaga fokus permainan. "Creernos favoritos sería un error" tegas Jhon Córdoba. Pertandingan babak 16 besar antara Kolombia melawan Swiss dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026 dini hari WIB mendatang di Vancouver, Kanada.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author