PSSI Rilis Daftar Sementara Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Share

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera mengumumkan daftar sementara berisi 46 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, seperti dilansir dari Bola pada Kamis (3/7/2026).

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan keterangannya dalam acara diskusi PSSI Pers bertajuk "ASEAN Hyundai Cup 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" di N Brand Experience Center – SCBD, Jakarta Selatan. Saat ini, pihak manajemen sedang merampungkan proses finalisasi seluruh nama yang masuk dalam daftar tersebut.

"Ya, nama-namanya nanti akan kita umumkan secara resmi. Sebentar lagi, kok. Nanti kita akan merilis nama-namanya," ujar Sumardji, Ketua BTN.

Proses administrasi kini sedang diselesaikan bersama sekretaris tim demi memastikan kelengkapan skuad. Proses ini menjadi langkah awal sebelum tim bertolak menuju pemusatan latihan.

"Saat ini masih kita finalisasi. Tadi saya sudah meminta kepada sekretaris Timnas Indonesia memastikan bahwa dari 46 nama itu," jelas Sumardji, Ketua BTN.

Skuad Garuda dijadwalkan memulai pemusatan latihan (TC) di Bali pada 5 Juli 2026. Program latihan intensif ini nantinya akan dibagi menjadi dua gelombang terpisah.

"Yang pasti 26 nama sudah ada. Nah, sisanya itulah yang masih difinalisasi. Mudah-mudahan malam ini saya sudah bisa mendapatkan pembaruan namanya," ucap Sumardji, Ketua BTN.

Dari puluhan nama tersebut, tiga pemain telah terungkap ke publik yaitu Rayhan Hannan, Cahya Supriadi, dan Arkhan Fikri yang diumumkan oleh klubnya, Arema FC. Sumardji sengaja menahan informasi sisa pemain lainnya karena menghormati agenda perilisan resmi.

"Saya sengaja tidak membocorkan nama-namanya, kecuali mereka berdua, karena memang mereka berdua hadir di sini," papar Sumardji, Ketua BTN.

Pihak PSSI meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman menyeluruh. Manajemen juga memilih membatasi pernyataan mengenai komposisi pemain sebelum ada kepastian final.

"Kalau saya bocorkan sekarang, nanti bagaimana? Yang lain tunggu, nanti akan kita rilis secara resmi. Jujur, sekarang saya mulai irit bicara berkaitan dengan nama-nama," terang Sumardji, Ketua BTN.

Nantinya, jajaran staf kepelatihan memiliki andil penuh dalam menyaring performa para pemain selama masa persiapan. Evaluasi ketat akan langsung diberlakukan di dalam lapangan.

"Ya, jadi begini. Kita memiliki 46 nama. Namun, yang menentukan nantinya adalah mereka, yaitu tim pelatih." ujar Sumardji, Ketua BTN.

Pencoretan pemain dipastikan bakal terjadi jika performa yang ditunjukkan selama TC tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Otoritas penuh pemilihan skuad final berada di tangan pelatih kepala.

"Apakah ketika menjalani training camp performanya sesuai atau tidak. Kalau tidak sesuai, ya mohon maaf, dicoret. Begitu," jelas Sumardji, Ketua BTN.

PSSI menegaskan tidak akan mengintervensi keputusan taktis mengenai kebutuhan tim. Semua mekanisme penyaringan diserahkan langsung kepada John Herdman selaku arsitek Timnas Indonesia.

"Jadi, sekarang ini kita memanggil nama-nama itu hanya untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia," ucap Sumardji, Ketua BTN.

Sistem gugur dan seleksi berjalan ini diterapkan agar pembentukan kerangka tim inti berjalan maksimal. Pelatih kepala memiliki wewenang mutlak untuk menentukan komposisi akhir.

"Setelah itu, kita akan melihat lagi mana yang memang cocok dan tepat sesuai dengan kebutuhan tim. Nah, itu urusannya John," paparnya Sumardji, Ketua BTN.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author